Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Pertani yang berada di Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung semakin giat untuk meningkatkan produksi sayuran dan biofarmaka.
Food Estate merupakan proyek klaster untuk pengembangan sayuran, buah-buahan dan aneka tanaman pangan sebagai kebutuhan utama masyarakat Indonesia.
Teknologi informasi dan komunikasi berperan penting dalam pemasaran produk pangan khususnya sayuran sehingga menjadi lebih efisien.
selama situasi pandemi COVID-19 ini, sayur segar seperti Sawi, Pakcoy, Bayam, Kacang Panjang banyak dicari konsumen Sayur Kendal.
Pekarangan harus dioptimalkan sebagai lumbung pangan hidup untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga.
Bawang terpaksa diimpor karena pasokan dalam negeri belum mencukupi kebutuhan masyarakat
Masyarakat harus memanfaatkan setiap jengkal tanah kosong untuk ditanami berbagai komoditas pangan, seperti umbi-umbian, sayuran, dan buah-buahan.
Bawang putih volumenya mencapai 38,62% dari total nilai impor seluruh jenis sayuran, disusul kentang olahan industri, bawang bombay dan cabai kering.
Family farming merupakan cara mudah dalam menghasilkan panganan sehat dan berkualitas seperti sayur-mayur, umbi-umbian, aneka buah dan sumber protein hewani termasuk ikan sesuai potensi lokal.
Aksi buang-buang sayur itu terjadi menjelang pemberlakuan Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Malang Kota pada Minggu (17/5)