Sektor pertanian di tengah pandemi virus corana baru yang dikenal COVID-19 harus diperkuat sehingga benar-benar menjadi penyokong utama perekonomian nasional.
Atas dasar itulah Kementerian Pertanian (Kementan) di Indonesia menargetkan 1 juta petani milenial ikut tergabung dalam 40 ribu kelompok di masing-masing daerah, yang terdiri atas 20-30 orang.
Padahal, jika bawang merah surplus, maka harusnya harga jenis sayuran favorit dalam dunia kuliner sepanjang sejarah peradaban itu tetap stabil.
Dari diskusi-diskusi kecil dengan penyuluh setempat, Istianah kemudian memulai memanfaatkan pekarangannya untuk tanaman sayuran.
Sayur Kendal memperluas kemampuan pasokannya dengan menjalin kemitraan strategis dengan asosiasi seperti Masyarakat Pertanian Organik Indonesia
Petani dan masyarakat tidak ragu memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga, seperti sayur-sayuran, umbi-umbian, buah-buahan, sumber rempah dan bumbu-bumbu dapaur.
Bermodalkan iuran Rp5.000, KWT yang bernama Mekar Jaya ini mampu memproduksi sayuran segar dari pekarangan rumah.
Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Pertani yang berada di Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung semakin giat untuk meningkatkan produksi sayuran dan biofarmaka.
Food Estate merupakan proyek klaster untuk pengembangan sayuran, buah-buahan dan aneka tanaman pangan sebagai kebutuhan utama masyarakat Indonesia.
Teknologi informasi dan komunikasi berperan penting dalam pemasaran produk pangan khususnya sayuran sehingga menjadi lebih efisien.