Masyarakat didorong agar mendokumentasikan konten lokal daerah dalam bentuk tulisan
Persoalan budaya baca dan literasi Indonesia terletak pada sisi hulu literasi sehingga sektor ini memerlukan intervensi penguatan peran melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Perpusnas melakukan kajian aktivitas membaca masyarakat Indonesia. Hasilnya, mendapatkan angka yang cukup tinggi yakni rata-rata 9 jam 52 menit per pekan.
persoalan literasi karena sebagian masyarakat belum memiliki budaya baca yang baik.
Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI mendukung upaya pemberdayaan masyarakat khususnya perempuan
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih meminta Perpusnas RI berkontribusi menghadirkan literatur sejarah yang otentik untuk meluruskan kesimpangsiuran informasi yang tengah marak sehingga dapat menjadi referensi sejarah yang akurat dan valid.
Kegiatan ini diiikuti oleh para pustakawan perpustakaan prov, kab/kota, sekolah, khusus dan perguruan tinggi, dengan masing-masing daerah memiliki kuota 50 orang.
RDP kali ini membahas tentang peningkatan literasi dengan upaya menambah jumlah buku bacaan untuk daerah.
Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI kembali menjalin kerja sama dengan Perpustakaan dan Arsip Nasional Republik Islam Iran.
Pada 2020, tercatat sebanyak 144.793 ISBN yang diberikan, ini mengalami peningkatan dibandingkan pada 2019 yang tercatat sebanyak 123.227 ISBN. Sebagai informasi, pada 2016, tercatat sebanyak 64.599 ISBN.