Hukuman penjara merupakan upaya mengerikan lainnya oleh rezim militer Myanmar untuk melumpuhkan oposisi dan menekan kebebasan dan demokrasi.
Zia, 76, saingan berat Perdana Menteri Sheikh Hasina saat ini, telah didiagnosis menderita sirosis hati. Dokternya mengatakan dia menderita tiga pendarahan internal besar-besaran dalam dua minggu terakhir.
Ini merupakan langkah terbesar pemerintah bayangan untuk menghasilkan dana bagi revolusi untuk menggulingkan junta militer yang berkuasa.
Pada musim panas 1988, rezim Iran melakukan eksekusi massal rahasia terhadap 30.000 tahanan politik, 90 persen di antaranya adalah anggota kelompok oposisi utama Iran, Mujahidin-e-Khalq.
Robredo, 56, seorang pengacara hak asasi manusia dan janda mantan menteri dalam negeri, memimpin oposisi dan kritis terhadap petahana Rodrigo Duterte dan perang berdarahnya terhadap narkoba.
Eric Chu, yang terpilih sebagai ketua partai oposisi utama Taiwan, Partai Nasionalis alias Kuomintang (KMT), mengatakan akan menghidupkan kembali kontak tingkat tinggi yang terhenti dengan Partai Komunis China yang berkuasa.
Partai oposisi sayap kiri Honduras yang dipimpin Manuel Zelaya, menegaskan bakal menyesuaikan kembali utang negara itu, dan menjalin hubungan diplomatik dengan China.
Berdasarkan unggahan di media sosial, anggota Taliban berdiri di depan gerbang kompleks gubernur Provinsi Panjshir, setelah bertempur selama akhir pekan dengan Front Perlawanan Nasional Afghanistan (NRFA), yang dipimpin oleh Panjshiri Ahmad Massoud.
Dengan melakukan prinsip check and balances serta melaksanakan amanat rakyat, maka berapa pun jumlah Partai dan anggota dewan yang beroposisi, telah berperan menyelamatkan praktek demokrasi di Indonesia.
NRF pada prinsipnya setuju untuk menyelesaikan masalah saat ini dan segera mengakhiri pertempuran dan melanjutkan negosiasi.