Jadi kemenangan Prabowo-Gibran nantinya adalah kemenangan umat, kemenangan bangsa dan kemenangan persatuan yang tidak mau melihat umat terpecah belah.
Pemilihan Presiden (Pilres) sekarang menciptakan pembelahan yang luar biasa seperti yang terjadi pada masa Orde Lama.
Pak Prabowo tidak pernah berubah, dan tidak pernah bereksperimen untuk sekedar mohon maaf, ada partai yang mengambil tokoh kanan untuk memperbesar ceruknya sendiri dan memperbesar partainya sendiri.
Itu (kasus e-KTP), zaman sebelumnya Pak Jokowi. Tersangka pertama ditetapkan pada tanggal 22 April 2014 (a/n Sugiharto) jauh sebelum pak Jokowi dilantik.
Afiliasi mereka pada Gibran sebagai politisi baru sangat muda, melupakan kontroversi yang ada di pusat, akhirnya itu cukup menyentak akar rumput pemula dan muda.
Ini yang saya cemaskan. Harusnya mereka adalah cadangan bagi persatuan nasional, dan dalam posisi penjaga irama permainan agar tetap dingin.
Saya yakin betul Pemilu 2024, Isya Allah jauh berbeda dengan Pemilu sebelumnya, Pemilu 2019 terutama dari sisi keamanan juga dari sisi penegakan hukum.
Pemilih muda yang suaranya berkisar antara 53-54 persen di Pemilu 2024 ini, sangat berpengaruh pada pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden.
Polda Metro lakukan rekayasa lalu lintas saat konser grup band Coldplay di GBK sore ini.
SPolda Metro Jaya menerjunkan 3.906 personelnya menjaga keamanan di konser Coldplay