Tragedi tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun di perairan Danau Toba telah menelan korban, ratusan orang hingga kini belum ditemukan.
Danau seluas 8,8 kilometer (5,5 mil) ini mendapatkan suplai air dari Sungai Korang di sebelah timur Provinsi Punjab.
Koordinator SAR Parapat Torang Hutahean yang menjadi perwira operasi pencarian mengatakan, kondisi itu bisa saja karena penumpang yang selamat takut untuk melapor.
Kepala Divisi Jasa Raharja Sumatera Utara M Evert Yulianto mengatakan untuk korban yang meninggal dunia, pihaknya telah memberikan santunan masing-masing sebesar Rp50 juta.
Musibah tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun yang mengalami kecelakaan di Danau Toba, Sumatera Utara, Senin (18/6/2018) lalu mengundang keprihatinan berbagai kalangan.
Wakil Ketua MPR RI Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan duka cita atas tragedi tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara
Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyampaikan duka cita yang mendalam atas tragedi tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara.
Pencarian akan dilakukan hingga tujuh hari ke depan, sejak kapal dinyatakan tenggelam pada Senin
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi terkait tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Sumatera Utara, Senin (18/6).
Satu penumpang Kapal Motor (KM) Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba, Sumatera Utara, Senin (18/6/2018) kembali ditemukan Badan SAR Nasional (Basarnas).