Situasi yang meningkat antara Israel dan Palestina melanggar piagam PBB yang mengatur tidak dapat diterimanya akuisisi wilayah dengan kekerasan dan melarang segala ancaman terhadap perdamaian, keamanan, dan stabilitas internasional.
Rumah dan apartemen menjadi sasaran selain situs militer milik Hamas dan Jihad Islam, memaksa lebih banyak keluarga dari daerah perbatasan untuk meninggalkan rumah mereka dan mencari perlindungan di sekolah-sekolah yang dikelola PBB.
Pemboman Israel di Gaza telah memicu ekstremisme dan memberdayakan para ekstremis di kantong Palestina, menyerukan semua pihak untuk menghentikan kekerasan yang meletus minggu lalu.
Proyek-proyek tersebut akan dilaksanakan oleh Dana Saudi untuk Pembangunan (SFD), kata Pangeran Mohammed dalam pidato enam menit di televisi untuk konferensi keringanan utang di Paris.
Pangeran Faisal juga meminta komunitas internasional untuk memikul tanggung jawabnya di depan pelanggaran Israel.
Ribuan warga Yordania berbaris ke perbatasan dengan Palestina untuk mendukung mereka yang menentang pendudukan.
Hal itu dilaporkan oleh Saudi Press Agency.
Dewan menteri luar negeri Liga Arab meminta Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk melanjutkan penyelidikan kriminal atas kejahatan perang yang dilakukan oleh Israel terhadap warga Palestina.
Di Jalur Gaza, otoritas Palestina telah melaporkan kematian 20 orang, termasuk sembilan anak-anak, ketika Israel menyerang militan yang menembakkan roket ke Yerusalem.
Dan penting bagi pemerintah Indonesia untuk segera melakukan komunikasi dengan pihak Arab Saudi terkait kuota jamaah haji dari Indonesia.