Golkar tidak bisa seenak dan semaunya sendiri gonta-ganti Ketua DPR. Sebab pemilihan ketua DPR memiliki aturan yang harus diikuti. Golkar jangan semau sendiri jadikan Setya Novanti jadi Ketua DPR.
Rapat pleno Partai Golkar memutuskan untuk mencopot Ade Komaruddin (Akom) sebagai Ketua DPR. Sementara, Setnov didorong kembali pimpin DPR.
Meski kedekatan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Presiden Jokowi mendapat penilaian positif, namun Gerindra tetap konsisten di barisan oposisi.
Informasi pencopotan Ade Komaruddin sebagai Ketua DPR beredar. Informasi pencopotan Akom tersebut dari politikus muda Partai Golkar Indra J Piliang.
Fayakhun Andriadi menilai ada skenario politis yang mengarah pada kedudukan presiden Joko Widodo (Jokowi)
Awalnya, santer tersiar kabar rapat tertutup yang melibatkan sejumlah pengurus teras DPP Golkar merekomendasikan pencopotan terhadap posisi Akom sebagai ketua DPR
Pasca demo besar-besaran 4 November yang mengepung Istana Negara, presiden Joko Widodo (Jokowi) bergegas melakukan konsolidasi dengan berbagai kekuatan politik didalam negeri
Partai Demokrat menilai ada pihak ketiga yang mencoba untuk membenturkan Presiden Jokowi dengan Ketua Umum Partai Demokrat SBY.
Angka-angka yang terlihat di papan survei ternyata tak membuat keder partai pengusung Ahok-Djarot.
Badan Reserse Kriminal Polri menetapkan Ahok sebagai tersangka kasus penistaan agama