Joko Widodo dan Ma`ruf Amin unggul telak dari Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di tempat Jokowi melakukan pengumutan suara (TPS).
Jokowi-Ma`ruf memeroleh 132 suara, sementara Prabowo-Sandiaga 129 suara, sedangkan jumlah suara tidak sah sebanyak 5 suara.
Pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma`ruf Amin masih unggul dari pasangan Prabowo-Sandiaga berdasarkan hitungan cepat atau quick count Pilpres 2019.
Sandiaga Uno juga secara khusus mengimbau Indonesia di bagian Tengah dan Barat agar ke TPS untuk memastikan hak pilihnya telah digunakan untuk memastikan Indonesia lebih baik.
Yang jelas bantuan asing dilarang, bahkan berdampak pada bisa dibatalkannya proses pencalonan ketika ada bantuan-bantuan asing termasuk bantuan dalam bentuk lain.
Misi suci kita adalah, bagaimana memastikan agar Pilpres dan Pileg ini berjalan damai, transparan tanpa politik uang, kita ingin menjaga politik yang bermartabat.
"Kenapa enggak sekalian aja dia bilang, kalau mau masuk surga coblos 02. Biar sekalian merasa tuhan yang menjamin hidup manusia," ujar Habib Sholeh.
Apa pun manuver yang dibuat Paslon 02 Prabowo-Sandiaga Uno tak akan menggoyahkan pemilih tetap paslon 01 Jokowi-KH Ma`ruf Amin, yakni sebesar 57 persen.
Pasangan capres-cawapres, Prabowo-Sandiaga berjanji akan tidak akan mengambil gaji dan menyerahkannya kepada anak yatim dan dhuafa jika terpilih pada Pilpres 2019.
"Rakyat diajak berhayal terus sama Sandi. Kata-katanya manis, tapi kenyataan tidak ada dan tidak ada yang aplikatif buat bangsa Indonesia," ujar Habib Sholeh,