Kementerian mengeluarkan pernyataan pada Minggu (1/8), yang mengklarifikasi prosedur untuk menangani karyawan yang tidak divaksinasi mengikuti instruksi Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi agar institusi membatasi masuknya orang yang divaksinasi setelah 1 Agustus.
Sekedar informasi, beras Sragen berhasil menembus pasar ekspor ke Negara tujuan Arab Saudi.
Sementara itu, Arab Saudi pada Kamis (29/7) melaporkan 12 kematian terkait COVID-19, menjadikan jumlah kematian Kerajaan menjadi 8.212.
Amerika Serikat dilaporkan akan mengirim sekitar 17.000 barang antik arkeologi kembali ke Irak, setelah mereka diselundupkan secara ilegal dari negara itu selama beberapa dekade.
Pemerintah Arab Saudi menyatakan bahwa mereka memiliki keyakinan pada kepemimpinan Tunisia untuk mengatasi keadaan saat ini,
Laporan itu mengatakan bahwa industri senjata juga mendapat untung dari `militerisasi perbatasan` untuk `menahan migran dan menjauhkan mereka`.
Pakistan dan Arab Saudi berencana membahas cara melonggarkan pembatasan perjalanan COVID-19, yang telah membuat sekitar 400.000 pekerja Pakistan kembali ke rumah.
Arab Saudi akan memberlakukan larangan perjalanan tiga tahun pada warga negara yang bepergian ke negara-negara di `daftar merah` kerajaan
Tingkat pemulihan Kerajaan sekarang mencapai 96,3 persen dan terus meningkat.