Menurut Pakta Nasional, presiden mesti beragama Kristen Maronit sedang ketua parlemen adalah penganut Syiah dan perdana menteri seorang Muslim Sunni.
Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Sayyid Ali Khamenei mengatakan, Muslim Syiah dan Sunni di Iran saling bergandengan tangan baik suka mau pun duka di Iran.