Kafe literasi, Nakara Café-Books-Learning Space ini bukan sekedar kafe yang menyediakan makan dan minum saja.
Kami lihat betul Pak LaNyalla selama ini aktif di berbagai organisasi kepemudaan, apalagi beliau saat ini adalah panutan kami sebagai Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur. Sebagai kader Pemuda Pancasila melihat langsung Pak LaNyalla banyak melakukan pembinaan, pemberdayaan bagi anak muda bahkan sudah banyak yang sukses sebagai pengusaha hingga Birokrat.
Larangan penggunaan obat sirup atau cair sebagai antisipasi penyakit gagal ginjal akut pada anak ini harus jadi perhatian semua pihak. Tak hanya para orang tua, tapi apotik dan puskesmas, semua harus menghentikan sementara penjualan dan penggunaan obat cair tersebut. Khususnya toko toko obat maupun semua yang menjual obat obatan secara bebas.
Hasil survei tersebut tidak terlalu mengejutkan, karena Jatim adalah basis massa dan kader PDIP, sehingga wajar jika sosok Puan Maharani sangat familiar bagi warga.
Jangan sampai program ini hanya indah didengar, namun manfaatnya kecil bagi pembangunan nasional. Karena mandeg pada produk setengah jadi seperti nikel matte atau nikel pig iron (NPI) dengan nilai tambah rendah.
Terkait rencana kenaikan tarif tol tersebut, kami mengingatkan bahwa berdasarkan UU No 2 Tahun 2022 Tentang Jalan disebutkan bahwa Tarif Tol dihitung berdasarkan kemampuan bayar pengguna jalan atau ability to pay (ATP) dan bukan berdasarkan kemauan bayar pengguna atau willingness to pay (WTP).
Pemutakhirkan data penting agar subsidi BLT BBM benar-benar terdistribusi kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang memang membutuhkan bantuan sosial (Bansos) tersebut.
Pengalaman beliau yang selama ini banyak bergelut di organisasi asosiasi dunia usaha, seperti HIPMI dan KADIN Jawa Timur, tentu telah memiliki visi yang kuat dalam membangun ekonomi kerakyatan.
Selain para santri dan ibu-ibu majelis taklim, turut hadir pula para tokoh agama Serang. Mereka juga menyatakan harapannya agar LaNyalla Mattalitti menjadi harapan umat untuk melanjutkan kepemimpinan di Indonesia.
Kalau kebijakan ini yang tetap akan diambil, maka artinya Pemerintah membiarkan penyaluran BBM bersubsidi yang tidak tepat sasaran.Orang miskin bertambah bebannya, sementara orang kaya tetap menikmati BBM bersubsidi. Ini kan semakin tidak adil.