Apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo Subianto di peringatan Hari Buruh Internasional 2025, termasuk komitmen-komitmen beliau bagi para buruh untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja hingga menciptakan hubungan industrial yang lebih adil dan berkelanjutan.
Pengumuman itu disampaikan dalam peringatan May Day yang digelar di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Kamis.
Selamat Hari Buruh Internasional 2025 untuk semua buruh maupun pekerja di Indonesia. Momen May Day menjadi bukti bahwa perjuangan terhadap kesejahteraan buruh tak pernah berhenti sejak negara ini berdiri.
Presiden menyalami satu per satu pekerja yang berada di barisan depan panggung utama.
Tanggal 1 Mei selama ini dikenal luas sebagai Hari Buruh Internasional atau May Day, sebuah momentum penting untuk memperjuangkan hak-hak pekerja. Namun, peringatan ini bukanlah satu-satunya yang layak dicatat di kalender global dan nasional.
Setiap tanggal 1 Mei, dunia termasuk Indonesia memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day—sebuah momentum yang lahir dari perjuangan keras dan pengorbanan para pekerja.
Listyo telah menginstruksikan seluruh jajaran Korps Bhayangkara untuk mengawal elemen buruh mulai dari awal hingga akhir acara.
Tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh Internasional atau May Day. Di seluruh dunia, termasuk Indonesia, May Day atau Hari Buruh bukan sekadar hari libur nasional, melainkan simbol perlawanan dan perjuangan panjang para pekerja menuntut keadilan di tempat kerja.
Hari Tari Sedunia atau International Dance Day yang jatuh setiap tanggal 29 April bukan sekadar momen untuk merayakan keindahan gerak tubuh dalam harmoni. Lebih dari itu, Hari Tari Sedunia merupakan sebuah perayaan bahasa universal yang mampu menyatukan manusia lintas bangsa, budaya, dan latar belakang.
Setiap tanggal 29 April, dunia memperingati Hari Tari Internasional (International Dance Day) atau dikenal juga dengan peringatan Hari Tari Sedunia sebagai bentuk penghormatan terhadap seni tari yang melampaui batas budaya dan bahasa