Polemik terkait penyediaan lahan plasma bagi CPP Koperasi BMS yang libatkan PT PEU memicu demonstrasi Forum Petani,
Kita prihatin mendengar curhat Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam Raker dengan DPR, Kamis, (20/6/2024) yang viral di medsos, bahwa Indonesia akan kehilangan plasma nutfah pasca integrasi Balitbang Pertanian ke dalam BRIN. Karenanya saya meminta agar riset pertanian dapat dihidupkan kembali dan bencana itu dapat dicegah.
Ketua MPR Dukung Pendirian Pabrik Fraksionasi Plasma Pertama di Indonesia
Kemitraan usaha inti-plasma dalam integrasi perkebunan sawit dengan sapi akan mampu mendukung peningkatan populasi dan produksi sapi potong di dalam negeri, serta pertanian berkelanjutan di Indonesia.
Ini ada beberapa kendala, saya kira, di Sumsel. Bahwa yang dapat program ini kebanyakan adalah plasma, plasma dari perusahaan. Sementara, (plasma untuk) petani sawit mandiri itu masih banyak kendala. Ada juga kendala yang selama ini terjadi yaitu lahan dengan HGU, lahan hutan produksi dan hutan lindung sawit.
Puan pun mengingatkan pentingnya kerja sama antara perusahaan dengan petani plasma dan pekerja lainnya.
Permasalahan utama dihadapi oleh petani swadaya karena tidak ada kepastian pembelian produk TBS mereka dibandingkan dengan petani plasma atau petani kemitraan.
Kerjasama ini sekaligus sebagai bagian dari sharing ilmu pengetahuan dan teknologi antara PT SK Plasma dengan PT Binabakti Niagaperkasa Indonesia.