Sleman, Jurnas.com - Pemain sayap PSS Sleman, Riko Simanjuntak, menyampaikan permohonan maaf kepada PSS Fans setelah timnya kalah 1-2 dari Borneo FC Samarinda dalam pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Selasa (27/10).
Riko menyampaikan permohonan maaf atas nama seluruh pemain, baik kepada suporter yang hadir langsung di stadion maupun mereka yang menyaksikan dari tempat lain. Ia mengakui hasil tersebut bukan yang diharapkan oleh tim.
“Atas nama seluruh pemain, saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh suporter yang hadir langsung di stadion maupun yang tidak dapat hadir, atas hasil pertandingan ini. Tentu saja, hasil ini bukanlah hasil yang kami inginkan,” ujar Riko dikutip dari laman resmi ileague.id pada Rabu (28/10).
Menurut Riko, PSS telah berusaha memberikan perlawanan sepanjang pertandingan. Namun, situasi berubah setelah salah satu pemain Super Elang Jawa menerima kartu merah sehingga tim harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Ia mengakui Borneo FC memiliki kualitas dan pengalaman yang baik. Kedua tim sempat menciptakan peluang, tetapi kartu merah membuat PSS harus menyesuaikan permainan untuk menghadapi tekanan lawan.
“Sejak awal, kami berkomitmen untuk selalu mengamankan poin di setiap laga tandang, namun inilah sepak bola. Borneo FC Samarinda juga memiliki kualitas yang baik. Kami sejak awal telah memberikan perlawanan dan berhasil menciptakan beberapa peluang, begitu pula dengan mereka. Namun, ketika terjadi kartu merah, pasti ada perubahan dalam permainan,” ucapnya.
Tim pelatih PSS kemudian melakukan perubahan strategi saat jeda babak pertama. Meski harus menghadapi lawan dengan jumlah pemain lebih banyak,
“Pelatih juga telah melakukan perubahan strategi di ruang ganti seperti yang sudah disampaikan sebelumnya. Itu merupakan keputusan yang berisiko, tetapi teman-teman telah berjuang dengan luar biasa. Tidak mudah bermain dengan 10 pemain melawan mereka yang sudah berpengalaman,” kata Riko.
Dalam pertandingan tersebut, Borneo FC membuka keunggulan melalui gol Rahmad Dandy Sonriza pada menit ke-38. Tim tamu kemudian memperbesar keunggulan lewat Hugo Samir pada menit ke-75.
PSS baru mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Matheus Fornazari pada menit ke-85. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan Super Elang Jawa dari kekalahan.
Meski kecewa dengan hasil akhir, Riko tetap menghargai perjuangan rekan-rekannya hingga menit terakhir. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PSS Fans yang terus memberikan dukungan kepada tim.





