News

Islamic Center San Diego Lockdown Usai Ancaman, Polisi Keluarkan Peringatan

Kepolisian kemudian meminta masyarakat menghindari area Islamic Center selama penanganan berlangsung

Jakarta, Jurnas.com - Islamic Center of San Diego di California, Amerika Serikat, diberlakukan lockdown pada Selasa setelah muncul ancaman. Polisi mengerahkan personel ke lokasi dan meminta masyarakat menjauhi kawasan tersebut demi menjaga keselamatan orang-orang di dalam kompleks.

Departemen Kepolisian San Diego (San Diego Police Department/SDPD) menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan sebagai langkah pencegahan menyusul ancaman yang diterima.

“Islamic Center of San Diego saat ini berada dalam status lockdown sebagai langkah kehati-hatian,” demikian pernyataan kepolisian melalui platform media sosial X.

Polisi juga memastikan personel berada di lokasi “untuk memastikan keselamatan semua orang”.

Kepolisian kemudian meminta masyarakat menghindari area Islamic Center selama penanganan berlangsung.

Dalam peringatan keselamatan publik berikutnya, polisi meminta masyarakat mewaspadai sebuah kendaraan yang diduga berkaitan dengan ancaman tersebut.

Kendaraan yang dicari adalah Toyota 4Runner berwarna abu-abu keluaran 2015 dengan pelat nomor New York KGN3027.

Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati kendaraan tersebut apabila menemukannya. Warga diminta segera menghubungi layanan darurat 911.

Peringatan itu menjadi bagian dari langkah kepolisian untuk menindaklanjuti ancaman dan menjaga keselamatan masyarakat. Namun, informasi yang tersedia belum menjelaskan siapa pemilik kendaraan tersebut maupun bentuk keterkaitannya secara terperinci dengan ancaman yang diterima.

Stasiun televisi lokal ABC 10News melaporkan, lockdown dilakukan setelah muncul ancaman terhadap Islamic Center of San Diego.

Setelah menerima informasi tersebut, pimpinan pusat Islam itu mengamankan kompleks dan memberi tahu orang tua yang anak-anaknya bersekolah di lembaga pendidikan yang berada di sana.

Langkah tersebut dilakukan di tengah kehadiran polisi yang mengamankan lokasi.

Hingga informasi dalam laporan tersebut disampaikan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai isi ancaman, identitas pihak yang diduga bertanggung jawab, ataupun kemungkinan adanya korban.

Kepolisian San Diego meminta masyarakat mengikuti arahan petugas dan tidak mendekati lokasi maupun kendaraan yang masuk dalam peringatan keselamatan publik. (*)

Sumber: Anadolu