https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Geliat Pelaku Usaha Kecantikan di Bali Hadapi Pandemi

Aliyudin Sofyan | Sabtu, 31/10/2020 18:15 WIB



Bisa dimaklumi jika pandemi tak lagi membuat orang memikirkan kecantikan, namun lebih mengutamakan kesehatan dan keselamatan jiwa Ketua MPR Bambang Soesatyo usai Ngobras bersama Dr. dr. Ketut Kwartantaya pemilik AKL Clinic di Bali, Sabtu (31/10). (Foto: MPR)

BALI - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengungkapkan pandemi Covid-19 tak hanya meluluhlantahkan perekonomian UMKM hingga industri besar.

Pelaku usaha kecantikan seperti dokter kulit juga terkena imbasnya. Seperti dialami Dr. dr. Ketut Kwartantaya beserta istri, yang memiliki klinik kecantikan AKL Clinic di Bali. Beruntung libur panjang akhir Oktober ini membuat Bali kembali bergeliat.

"Klinik AKL yang berdiri sejak tahun 2007 ini melayani pasien domestik sekitar 80 persen. Sisanya 20 persen berasal dari mancanegara seperti Perancis, Italia dan Australia. Di saat normal, rata-rata kunjungan diatas 100 pasien. Sejak pandemi Covid-19, kunjungan pasien menurun 50-60 persen. Bisa dimaklumi jika pandemi tak lagi membuat orang memikirkan kecantikan, namun lebih mengutamakan kesehatan dan keselamatan jiwa," ujar Bamsoet usai ngobrol santai (Ngobras) dengan Dr. Ketut di Bali, Sabtu (31/10/20).

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Bamsoet juga mencoba langsung perawatan yang diberikan AKL Clinic. Terutama untuk membersihkan wajah dan membuang benjolan-benjolan kecil di berbagai bagian tubuh tanpa rasa sakit karena menggunakan laser Alma dan CO2 dari Amerika Serikat.

"Disini juga melayani perawatan kulit lain seperti cheemical peels, dermolissage, rejuv peels, lasers, dan lainnya. Seiring berangsur pulihnya aktivitas masyarakat ditengah pandemi Covid-19, serta mulai dibukanya Bali untuk turis domestik, membuat minat masyarakat untuk memperhatikan kesehatan kulit dan wajah juga mulai kembali lagi," kata Bamsoet.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

Bamsoet menambahkan, menjaga kesehatan kulit dan wajah juga penting dilakukan. Agar penampilan tetap segar, sehingga bisa percaya diri tatkala bertemu dengan siapapun.

Saat ini klinik yang menawari perawatan kulit dan wajah mulai menjamur, konsumen memiliki banyak pilihan dengan harga yang beragam.

Baca juga :
Eddy Soeparno Hormati SMAN 1 Pontianak, Tegaskan Tak Boleh Ada Intimidasi

"Jika dahulu harganya selangit, kini sudah mulai membumi, karena pelaku usaha sudah semakin banyak minat konsumen juga meningkat. Usaha klinik perawatan kulit dan wajah adalah bagian dari pergerakan roda ekonomi nasional, karenanya perlu didukung. Tidak perlu lagi ada dikotomi antara pria dan wanita dalam melakukan perawatan kulit dan wajah. Karena keduanya sama-sama memerlukan. Wanita butuh memiliki kulit dan wajah yang sehat. Begitupun dengan pria," pungkas Bamsoet.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Bambang Soesatyo Klinik Ngobras

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

Senin, 13/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Prediksi Starting XI Timnas Prancis vs Spanyol

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777