https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ngobras Bareng Pemadam Kebakaran, Bamsoet: Pahlawan Masyarakat Masa Kini

Rizki Ramadhan | Minggu, 30/08/2020 14:25 WIB



Tak jarang, mereka harus menerima cacian warga lantaran tak bisa cepat datang ke lokasi kebakaran. Ketua MPR Bambang Soesatyo ngobras atau ngobrol santai dengan petugas pemadam kebakaran Jakarta Selatan, di Jakarta, Sabtu (29/8/20). (Foto: MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) memuji profesi pemadam kebakaran yang senantiasa siap sedia berkorban demi orang lain. Profesi ini sangat mulia, tak sembarang orang bisa menjalankannya. Harus memiliki kebesaran hati dan siap menolong siapapun yang membutuhkan. Merekalah salah satu pahlawan bagi masyarakat.

"Bahkan disaat Idul Fitri, para pemadam kebakaran ikhlas tak bisa berkumpul dengan keluarga karena harus standby di markas. Idul Fitri bagi sebagian orang adalah momen sukacita penuh kebahagiaan. Namun bagi pemadam kebakaran, Idul Fitri juga momen kewaspadaan. Karena banyak warga yang mudik ke kampung halaman, meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, yang tak jarang berpotensi menyebabkan kebakaran," ujar Bamsoet saat ngobras atau ngobrol santai dengan petugas pemadam kebakaran Jakarta Selatan, di Jakarta, Sabtu (29/8/20) seperti ditayangkan dalam akun YouTube Bamsoet Channel.

Bamsoet menjelaskan, selain dituntut memiliki keberanian dan keikhlasan, profesi pemadam kebakaran juga menuntut disiplin tinggi. Minimal tiga kali dalam sehari, mereka harus mengecek kesiapan berbagai alat pemadam. Agar jangan sampai ketika dibutuhkan, alat pemadam kebakaran tidak dalam posisi siaga.

Baca juga :
Waka MPR: Aspek Integritas Harus Dikedepankan dalam Seleksi Pendidikan

"Dalam menjalankan tugasnya, mereka tak menanyakan suku, agama, ras, maupun golongan si korban kebakaran. Siapapun harus ditolong secepatnya. Keselamatan nyawa menjadi prioritas utama. Jika semangat seperti ini dimiliki setiap anak bangsa, khususnya para pejabat publik, niscaya bangsa Indonesia akan dipenuhi kebahagiaan," tandas Bamsoet.

Bamsoet juga meminta masyarakat tidak menyepelekan apalagi memandang rendah profesi pemadam kebakaran. Tak jarang, mereka harus menerima cacian warga lantaran tak bisa cepat datang ke lokasi kebakaran. Hal ini bukan karena mereka tidak siap, melainkan karena kondisi jalan yang macet parah. Ditambah terkadang mobil pemadam harus melalui medan jalan yang sempit.

Baca juga :
Marinus Gea Dorong Pembentukan Leading Sector dan UU AI Nasional

"Mereka sudah ikhlas berjuang, bahkan tak boleh menerima sepeserpun uang dari warga. Karena itu, warga tak perlu bersikap kasar terhadap mereka. Lebih baik kita bersama mencegah sekecil mungkin berbagai potensi terjadinya kebakaran. Jikapun sampai terjadi kebakaran, mari dukung petugas pemadam menjalankan tugasnya," ujar Bamsoet.

Dalam tayangan di akun YouTube Bamsoet Channel itu, Bamsoet juga berhasil mengorek keterangan petugas Damkar keseruan mereka berjibaku memadamkan api Kantor Kejaksaan Agung semalaman suntuk.

Baca juga :
Edhie Baskoro Ajak Organisasi Mahasiswa Perkuat Persatuan
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Bambang Soesatyo Pemadam Kebakaran

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777