https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Twitter Umumkan Larangan Semua Iklan Politik

Redaksi | Kamis, 31/10/2019 09:10 WIB



CEO Twitter Jack Dorsey mengumumkan pelarangan semua iklan politik dari layanannya Ilustrasi pengguna Twitter

Jakarta, Jurnas.com - CEO Twitter Jack Dorsey mengumumkan pelarangan semua iklan politik dari layanannya. Ia mengatakan perusahaan media sosial memberi pengiklan keuntungan yang tidak adil dalam memperbanyak pesan yang sangat bertarget dan menyesatkan.

"Sementara periklanan internet sangat kuat dan sangat efektif untuk pengiklan komersial, kekuatan itu membawa risiko yang signifikan bagi politik, di mana ia dapat digunakan untuk memengaruhi suara untuk mempengaruhi kehidupan jutaan orang," Jack Dorsey menulis tweet dilansir Global News.

Facebook sebelumnya menjadi perhatian sejak diungkapkan pada bulan Oktober bahwa ia tidak akan memeriksa fakta iklan oleh politisi atau kampanye mereka, yang dapat memungkinkan mereka untuk berbohong secara bebas. CEO Mark Zuckerberg mengatakan kepada Kongres pekan lalu bahwa politisi memiliki hak untuk kebebasan berbicara di Facebook.

Baca juga :
Iklan Politik Mulai Dibatasi di Facebook

Masalah ini tiba-tiba muncul pada bulan September ketika Twitter, bersama dengan Facebook dan Google, menolak untuk menghapus iklan video yang menyesatkan dari kampanye Presiden Donald Trump yang menargetkan mantan Wakil Presiden Joe Biden, seorang kandidat presiden dari Partai Demokrat.

Sebagai tanggapan, Senator Demokrat Elizabeth Warren, calon presiden lainnya, menjalankan iklannya sendiri di Facebook dengan membidik Zuckerberg. Iklan tersebut secara keliru mengklaim bahwa Zuckerberg mendukung Presiden Donald Trump untuk dipilih kembali, mengakui kepalsuan yang disengaja sebagai hal yang perlu untuk membuat suatu poin.

Baca juga :
Langgar Sanksi AS, Senator Ted Cruz Serukan Peneyelidikan Twitter

Para kritikus telah meminta Facebook untuk mencekal semua iklan politik. Namun Google dan Facebook tidak memiliki komentar langsung tentang perubahan kebijakan Twitter. 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perusahaan Twitter Iklan Politik

Terpopuler

Senin, 22/06/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

30 Contoh Ucapan HUT Jakarta, Cocok untuk Postingan Medsos

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Senin, 22/06/2026 12:42 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Austria

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777