https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Saat Puasa Tetap Batasi Gula Garam Lemak

Eka Wahyu Pramita | Senin, 13/05/2019 20:07 WIB



Puasa bukan alasan untuk jor-joran mengonsumsi makanan yang mengandung gula, garam, dan lemak. Lalu bagaimana? Pastikan sayur dan buah memenuhi setengah porsi piring makanmu saat berbuka puasa (Foto: Shutterstock)

Jakarta, Jurnas.com - Ibadah puasa bukan berarti saat kita sahur dan berbuka lantas jor-joran mengonsumsi makanan yang banyak mengandung gula, garam dan lemak yang tinggi. Meski kita melihat fakta bahwa makanan dengan tinggi gula, garan, dan lemak jadi menu favorit saat berbuka.

Batas konsumsi gula, garam, dan lemak yang disarankan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia per orang dalam per hari yaitu 50 gram gula atau setara dengan 5-9 sendok teh, 5 gram garam atau yang setara dengan 1 sendok teh, dan 67 gram lemak atau setara dengan 3 sendok makan minyak.

Menurut Head of Nutrifood Research Centre Astri Kurniati kalori tinggi memicu obesitas dan resistensi insulin. "Gula darah akan naik, sementara kalau garam berlebih bisa sebabkan hipertensi," ujar Astri dalam obrolan seru Buka Puasa Sehat di Jakarta, Senin (13/5).

Baca juga :
Terlalu Sering Konsumsi Manis? Risiko Gagal Ginjal Mengintai

Kelebihan garam dibuang di urine selain itu juga menambah kerja ginjal, lemak juga berlebih. Ginjal kewalahan mengolah garam yang masuk dalam tubuh, sehingga kandungan natrium dalam darah menjadi tinggi - natrium bersifat mengikat -- tekanan darah tinggi.

Lalu bagaimana agar puasa kita tetap sehat?

Baca juga :
Tips Hindari Konsumsi Banyak Gula

Perbanyak makan buah saat puasa, minum air putih, sayuran saat makan besar. Hindari minuman yang tinggi gula, membuat kita merasa haus lagi dan lagi. Efek sensori dari kadar gula tinggi. Jadi coba dihindari minuman yang mengandung kadar gula tinggi.

"Kalau kebanyakan gula di tubuh kan bisa berubah jadi energi, semakin banyak makan gula, produksi insulin makin banyak. Tubuh produksi insulin terus-terusan lama2 bisa mogok. Dia tidak bisa produksi insulin selama yang ia butuh. Gula darah di tubuh naik. Kalau makan kebanyakan gula efeknya demikian," papar Astri.

Baca juga :
Ini Lho Manfaat Baik Konsumsi Sayuran Saat Puasa

Selain itu, kurangi porsi nasi putih atau ganti dengan nasi merah, perbanyak sayuran dan buah. Satu piring karbohidrat seperempat, seperempat lauk dan seperempat sayur.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Puasa Sehat Bahaya Gula Bahaya Garam

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777