https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Peluncuran SpaceX Falcon Heavy Ditunda

Redaksi | Jum'at, 05/04/2019 22:50 WIB



Roket itu akan membawa Arabsat 6A, satelit komunikasi untuk perusahaan yang berbasis di Riyahd, Arab Saudi dengan nama yang sama Peluncuran Falcon 9 dari SpaceX untuk sistem baru militer AS (foto: Mirror)

Jakarta, Jurnas.com - Peluncuran kedua SpaceX Falcon Heavy telah ditunda, menurut laporan industri dari Spaceflight Now dan NASA Spaceflight.

Jendela peluncuran sebelumnya 6:36 sampai 20:35 EDT Minggu, berdasarkan peringatan penutupan wilayah udara. Upaya cadangan resmi telah dipatok untuk Selasa malam, tetapi SpaceX belum memberikan pembaruan resmi pada Jumat pagi.

Dilansir UPI, penundaan dapat terjadi karena cuaca, masalah teknis atau masalah lainnya. NASA Spaceflight melaporkan bahwa uji coba yang dilakukan pada awal minggu telah ditunda, mendorong peluncuran.

Baca juga :
Studi: Mikrogravitasi Hambat Reproduksi, Bagaimana Kolonisasi di Luar Bumi?

Roket itu akan membawa Arabsat 6A, satelit komunikasi untuk perusahaan yang berbasis di Riyahd, Arab Saudi dengan nama yang sama. Ini adalah untuk lepas landas dari Launch Complex 39A di Kennedy Space Center.

Peluncuran ini diharapkan akan membawa ribuan penonton ke Space Coast Florida, untuk melihat pertama kalinya booster Block 5 akan digunakan untuk roket. Ini juga muatan komersial pertama Falcon Heavy.

Baca juga :
Mengapa Masih Banyak yang Percaya Alien Membangun Peradaban Kuno?

Booster Block 5 adalah Falcon 9 generasi terbaru, yang dimaksudkan untuk digunakan kembali beberapa kali. A Falcon Heavy pada dasarnya adalah tiga Falcon 9 yang diikat bersama.

Pada pelayaran perdana Falcon Heavy ke luar angkasa pada Februari 2018, sekitar 100.000 pengunjung datang untuk menonton. Peluncuran itu memiliki pizza tambahan menjadi roket terbesar sejak era Saturnus berakhir pada 1970-an. Itu membawa Tesla Roadster merah Elon Musk dengan kecelakaan Starman di belakang kemudi.

Baca juga :
Ini Alasan Ilmuwan Lebih Memilih Meneliti Luar Angkasa Daripada Lautan

Dua pendorong sisi akan berusaha terbang kembali ke bantalan pendaratan kembar di Kennedy Space Center.

Peluncuran pada Falcon Heavy membawa banderol harga $ 90 juta, dibandingkan dengan pesaing Delta IV Heavy dari United Launch Alliance, yang harganya lebih dari $ 300 juta. Falcon Heavy lebih tinggi dari roket peluncuran ulang-alik itu, tetapi membawa daya dorong sedikit kurang.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

SpaceX Falcon Luar Angkasa

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777