https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Apple Diminta Hentikan Penjualan iPhone di China

Redaksi | Jum'at, 11/12/2015 18:40 WIB



Model ponsel terbaru Apple, yang termasuk iPhone XR dan iPhone XS, tidak termasuk dalam aturan, karena perangkat ini tidak dirilis ketika gugatan itu diajukan pada tahun 2017. Kantor Apple

Jakarta - Pengadilan China menginstruksikan Apple untuk menghentikan penjualan iPhone di China menaikkan taruhan pada raksasa teknologi AS di salah satu pasar terbesarnya, di tengah tekanan pendapatan dan penurunan pertumbuhan smartphone secara global.

Pada Senin (10/12), sebuah pernyataan dari Qualcomm mengatakan Pengadilan Menengah Fuzhou telah mengabulkan permintaan pembuat chip AS untuk dua perintah awal terhadap empat anak perusahaan Apple, memerintahkan mereka untuk segera menghentikan penjualan model dari iPhone 6S ke iPhone X.

Jika ditegakkan, putusan pengadilan dapat berdampak buruk terhadap pendapatan Apple karena China Raya, yang meliputi Cina daratan, Hong Kong, dan Taiwan saat ini adalah pasar terbesar ketiga perusahaan AS, yang merupakan sekitar seperlima dari pendapatan Apple. Dalam tahun keuangan terbarunya, Apple meraup lebih dari US $ 260 miliar dalam penjualan global.

Baca juga :
Komisi V Warning Pemerintah Wacana 2 Juta Rumah Bisa Berakhir Omon-omon

Model ponsel terbaru Apple, yang termasuk iPhone XR dan iPhone XS, tidak termasuk dalam aturan, karena perangkat ini tidak dirilis ketika gugatan itu diajukan pada tahun 2017.

Apple mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa semua model iPhone-nya tetap tersedia untuk pelanggan di China, dan telah mengajukan permintaan untuk peninjauan kembali dengan pengadilan sebagai langkah pertama untuk mengajukan banding atas perintah pengadilan pendahuluan.

Baca juga :
Sampai Kapan Waktu Sahnya Berkurban? Ini Penjelasan Menurut Syariat Islam

Sebelumnya Qualcomm menegaskan tiga hal paten yang belum pernah mereka angkat sebelumnya, termasuk salah satu yang telah dibatalkan.

Waktu perintah pengadilan datang di tengah perang perdagangan AS-China yang sedang berlangsung dan meningkatnya sentimen nasionalis di kalangan konsumen China, dengan lebih banyak beralih ke merek ponsel pintar China seperti Huawei.

Baca juga :
Kemenhaj Pastikan Fase Armuzna Lancar, Jemaah Diimbau Hindari Cuaca Panas

"Model iPhone lama termasuk dalam perintah pengadilan masih membuat volume besar penjualan iPhone di pasar China dan jika larangan berkepanjangan [diberlakukan], rantai pasokan di China juga akan terpengaruh," kata Kiranjeet Kaur, seorang manajer riset senior dengan grup perangkat klien Asia-Pasifik IDC dilansir SCMP.

Perusahaan-perusahaan besar China seperti Foxconn, AAC Technologies yang terdaftar di Hong Kong, BYD dan BOE Technology hanyalah beberapa pemasok Apple di Cina, yang menyediakan berbagai layanan termasuk merakit dan memasok komponen dan teknologi untuk produk-produknya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Saham Apple Perusahaan Teknologi

Terpopuler

Jum'at, 03/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Australia vs Mesir

Kamis, 02/07/2026 07:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Aljazair

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777