https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Hati-hati! Antibiotik Tak Cukup Obati Usus Buntu

Redaksi | Selasa, 20/11/2018 15:55 WIB



Sebuah penelitian yang dilakukan Sekolah Kedokteran Universitas Stanford menemukan bahwa seseorang yang menderita radang usus buntu harus menerima operasi dan tidak mencoba untuk mengobati kondisi dengan antibiotik saja. Ilustrasi seseorang mengalami gejala usus buntu

Jakarta - Sebuah penelitian yang dilakukan Sekolah Kedokteran Universitas Stanford menemukan bahwa seseorang yang menderita radang usus buntu harus menerima operasi dan tidak mencoba untuk mengobati kondisi dengan antibiotik saja.

Hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa mengobati usus buntu yang meradang dengan antibiotik lebih mahal daripada hanya menjalani operasi. Penelitian itu bertentangan dengan laporan sebelumnya yang menyarankan bahwa lebih baik untuk mengobati radang usus buntu dengan antibiotik.

"Orang-orang yang diobati dengan antibiotik saja memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk kembali memerlukan pengobatan lebih lanjut untuk masalah yang berhubungan dengan radang usus buntu, seperti abses perut," kata Lindsay Sceats, seorang residen bedah dan penulis utama studi tersebut dilansir UPI.

Baca juga :
Cegah Ebola, Bahrain Tangguhkan Kedatangan Wisatawan dari 3 Negara Afrika

"Mereka juga memiliki risiko lebih tinggi memiliki kekambuhan, dan biayanya tidak lebih rendah," tambahnya.

Peneliti menganalisis klaim asuransi swasta dari pasien yang dirawat karena radang usus buntu antara tahun 2008 dan 2014. Lebih dari 95 persen pasien memilih operasi untuk mengobati kondisi tersebut sementara pasien yang tersisa menggunakan terapi obat.

Baca juga :
Menkeu Purbaya Sebut Penerimaan Pajak Tahun Ini Naik 16,1 Persen

Meskipun kedua perawatan menyembuhkan sebagian besar pasien, biaya untuk pasien yang menerima antibiotik hampir 6 persen lebih tinggi daripada yang menjalani operasi.

"Orang yang diobati dengan antibiotik lebih mungkin untuk kembali dan dirawat di rumah sakit untuk setiap jenis rasa sakit perut," kata Sceats.

Baca juga :
20 Mei 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

"Dokter juga mungkin lebih berhati-hati ketika usus buntu tidak dihilangkan. Peringatan ekstra ini bisa mahal."

Penelitian menunjukkan bahwa mengobati radang usus buntu dengan antibiotik membawa tingkat abses abdominal yang lebih tinggi dan hampir 4% kemungkinan terjadinya kembali.

Penelitian dari studi baru ini bertentangan dengan temuan dari para peneliti yang diterbitkan pada bulan September lalu yang mengatakan sebagian besar kasus apendisitis dapat diobati dengan antibiotik.

Namun, para peneliti di tim Stanford berpikir operasi adalah pilihan yang lebih layak untuk pasien.

"Hasil ini memberitahu kita bahwa, dalam banyak kasus, operasi masih merupakan strategi terbaik," kata Sceats.

"Untuk rata-rata Anda, sehat berusia 30 tahun, pengobatan alternatif tidak lebih murah, dan lebih mudah untuk menjalani operasi. juga tidak lagi memiliki usus buntu, jadi Anda tidak lagi berisiko mengalami radang usus buntu lagi. "

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Usus Buntu Hasil Penelitian Obat Antibiotik

Terkini | Rabu, 20/05/2026 11:18 WIB

News

KPK Sita 4 Mobil dari Rumah Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

Humanika

Sambut Fase Armuzna, Jemaah Dianjurkan Baca Shalawat 1.000 Kali per Hari

News

Prabowo Sampaikan Langsung KEM-PPKF, Misbhakun: Jangan Dikaitkan Rupiah

News

DPR Ingin Pengawasan Haji Lintas Sektor Lebih Maksimal

News

Puan Buka Paripurna Bahas Kebijakan Fiskal 2027, Presiden dan Wapres Hadir

News

Misbakhun Sebut KEM-PPKF Disampaikan Prabowo jadi Tradisi Baru

Humanika

4 Pertanyaan di Yaumul Hisab yang Wajib Diketahui Setiap Muslim

News

Legislator PKB Sarankan Prabowo Tempuh Jalur BoP untuk Bebaskan Jurnalis RI

News

KPK Limpahkan Dua Perkara Korupsi Sudewo ke Penuntutan

News

Jelang Tahun Ajaran Baru, Mensos Minta Tata Kelola Sekolah Rakyat Diperkuat

Gaya Hidup

Ini Sejarah dan Makna dari Peringatan Hari Lebah Sedunia Setiap 20 Mei

News

Misbakhun Soroti ADK Ex Officio LPS: Jangan Sekadar Datang, Duduk, Diam

News

Baleg DPR Kaji Tumpang Tindih Penentuan Kerugian Negara di Kasus Korupsi

News

Misbakhun Tegaskan Penyesuaian Tugas DK LPS Wajib Dikonsultasikan ke DPR

News

Wamensos Pastikan Renovasi Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Mulai Jalan

Humanika

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Setiap 20 Mei, Ini Sejarahnya

News

Menhaj Bertolak ke Saudi Pimpin Amirulhaj, Pastikan Layanan Jemaah Terkawal

Gaya Hidup

Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Keempat di Dunia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777