https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Facebook Hapus Ratusan Akun

Redaksi | Jum'at, 12/10/2018 08:55 WIB



Facebook mengatakan lebih dari 125 juta orang berpotensi terpapar konten terkait Rusia menjelang pemilihan presiden 2016. Ilustrasi Facebook

Jakarta - Dalam upaya terbaru untuk memerangi misinformasi dan hoaks, raksasa media sosial Facebook mengumumkan bahwa mereka menghapus 810 akun dan halaman dari platformnya, Kamis (11/10).

Perusahaan itu mengatakan dalam sebuah posting blog, ratusan akun tersebut secara konsisten melanggar aturan kami terhadap spam dan mengoordinasikan perilaku tidak autentik. Sebelumnya mengumumkan penghapusan akun serupa pada bulan Juli dan Agustus.

Facebook membagikan beberapa detail dari aktivitas yang dianggap bermasalah. Secara keseluruhan, perusahaan menghapus 559 halaman dan 251 akun.

Baca juga :
Ini Doa dan Keutamaan Mabit di Muzdalifah yang Wajib Diketahui Jemaah Haji

Akun dan halaman, sering menggunakan identitas palsu, memposting apa yang dikatakan perusahaan sebagai jumlah konten besar untuk mengarahkan lalu lintas ke situs web yang berafiliasi. Beberapa orang dapat menipu pengguna Facebook untuk berpikir bahwa konten yang mereka posting lebih populer daripada yang sebenarnya.

"Lainnya adalah iklan menggunakan Facebook untuk menyesatkan orang agar berpikir bahwa mereka adalah forum untuk debat politik yang sah," kata Facebook dilansir UPI.

Baca juga :
Bolehkah Makan Daging Kurban Sendiri? Segini Takarannya

Pada 2017, Facebook mengatakan lebih dari 125 juta orang berpotensi terpapar konten terkait Rusia menjelang pemilihan presiden 2016.

Pada Februari 2018, Departemen Kehakiman AS mendakwa 13 orang Rusia dan tiga kelompok Rusia yang dituduh menggunakan identitas palsu untuk membangun citra buruk AS di media sosial dan menabur ketidakpercayaan bagi politisi Amerika.

Baca juga :
Pastikan Keselamatan Penerbangan, DPR Dukung Penguatan Pelayanan Navigasi

aWakil Jaksa Agung Rod Rosenstein mengatakan pada saat itu upaya itu merupakan perang informasi melawan AS.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Facebook Media Sosial

Terkini | Minggu, 28/06/2026 01:17 WIB

News

Rudianto Lallo: Kenaikan Kepercayaan Publik Modal Polri Perkuat Reformasi

Humanika

Asal Usul Jakarta: Dari Sunda Kelapa, Jayakarta, hingga Jadi Ibu Kota

News

Rosan Ajak Perguruan Tinggi Implementasikan Riset ke Industri Hilirisasi

Gaya Hidup

Ini 9 Hal Paling Identik dengan Jakarta, Nomor 6 Sulit Dipisahkan

Gaya Hidup

Studi Ungkap Badai Matahari Bisa Ubah Cuaca Bumi dalam Hitungan Jam

Gaya Hidup

Jejak Purba di Indonesia Ungkap Kemungkinan Baru Asal-usul Homo Sapiens

News

Kemenhut Gagalkan Upaya Penyelundupan Satwa Liar ke Oman

News

Menteri PPPA Kecam Penyiksaan Balita, Desak Penegakan Hukum-Pemulihan Korba

News

Mentrans Sebut Transmigrasi Patriot Diikuti Pendaftar dari Kampus Dunia

News

Menteri ESDM Beberkan Strategi Ketahanan Energi di Hadapan Akademisi

News

Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Seha

News

Menteri ESDM Jamin Cadangan BBM Aman, Harga Subsidi Tidak Naik

Warta MPR

Eddy Soeparno: Presiden Tegaskan Komitmen Transisi Energi dan Aksi Iklim

News

MUI Dorong Indonesia Jadi Jembatan Perdamaian Dunia di Era Multipolar

News

MUI Gelar FGD Pra-Kongres, Bahas Penguatan Umat dan Kedaulatan Bangsa

News

Tiga Negara Teken Kerangka Kerja Kesepakatan Akhiri Konflik Lebanon

Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Panama

News

Adopsi Konvensi ILO, Menaker Siapkan Regulasi Pekerja Platform Digital

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777