https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Lintasarta Borong Dua Penghargaan di Ajang Top CSR 2018

Redaksi | Senin, 08/10/2018 06:10 WIB



Setelah melalui proses seleksi dan penilaian yang melibatkan riset lapangan dan wawancara penjurian oleh dewan juri yang terdiri dari kalangan pakar Lintasarta

Jakarta –  Perusahaan penyedia layanan total solution bidang Information and Communication Technologies  (ICT), Lintasarta meraih penghargaan Top Corporate Social Responsibility (CSR) 2018 dari Top Business yang bekerja sama dengan sejumlah lembaga kredibel lainnya. Dalam kesempatan itu, anak perusahaan dari IndosatOoredoo ini berhasil menyabet dua penghargaan sekaligus.

Setelah melalui proses seleksi dan penilaian yang melibatkan riset lapangan dan wawancara penjurian oleh dewan juri yang terdiri dari kalangan pakar, akademisi, konsultan dan, praktisi CSR, Lintasarta akhirnya dinobatkan sebagai salah satu perusahaan yang berhak meraih penghargaan Top CSR 2018.

Bahkan dua penghargaan diraih sekaligus, pertama Lintasarta sebagai pemenang kategori “Top CSR 2018 Sektor ICT (Peringkat I) melalui Appcelerate Program, dan kedua diberikan kepada Direktur Utama Lintasarta, Arya Damar sebagai pemenang kategori “Top Leader on CSR Commitment 2018”. Sebagai pucuk pimpinan perusahaan, Arya Damar dinilai memiliki kepedulian dan komitmen tinggi dalam menjalankan dan mewujudkan program-program CSR di institusi yang dipimpinnya.

Baca juga :
Lintasarta Tawarkan Solusi Cloud Permudah Pelaksanaan Bisnis di era Revolusi Industri 4.0

“Penghargaan ini sungguh menjadi kebanggakan tersendiri bagi kami, dan tentunya juga seluruh jajaran manajemen perusahaan yang selama ini telah bekerja keras untuk kemajuan perusahaan. Sebagai entitas bisnis, tentunya kami terus berusaha keras mencapai kinerja usaha yang makin tinggi, sesuai target bisnis yang telah ditentukan. Tentu tak hanya mengejar bisnis dan profit, di sisi lain kami senantiasa juga konsisten mengalokasikan sebagian laba untuk program - program sosial kemasyarakatan dan lingkungan, melalui kegiatan CSR. Termasuk memberikan bantuan untuk korban bencana alam dan lainnya,” ujar Direktur Utama Lintasarta, Arya Damar usai menerima penghargaan “Top Leader on CSR Commitment 2018” pada (4/10/2018), petang di Hotel Sultan, Jakarta.

Ditambahkan, bagi Lintasarta program CSR telah menjadi strategi yang inheren dengan pengembangan bisnis perusahaan ke depan agar bisa terus berkelanjutan. Hal ini sekaligus untuk menjaga atau meningkatkan daya saing perusahaan melalui reputasi praktik bisnis yang baik, sebagai bangian dari pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG). Prinsip-prinsip GCG diyakini akan semakin berperan besar dan mutlak diperlukan dalam mendukung kelangsungan usaha perusahaan.

Baca juga :
Lintasarta Cloudeka, Cara Lintasarta Bantu Bisnis Berbagai Industri

“Program CSR ini juga sejalan dengan upaya kami untuk senantiasa mempertahankan sistem manajemen perusahaan yang GCG. Pelaksanaan program CSR ini ada yang kami lakukan melalui kegiatan yang sifatnya bisa memberikan dampak sosial berkelanjutan untuk peningkatan ekonomi masyarakat, namun ada juga yang sifatnya bantuan langsung. Misalnya santunan langsung, bantuan untuk para korban bencana alam dan sejenisnya,” ujar Arya Damar didampingi Suci Andrini Corporate Communication Manager Lintasarta, dan Ryo Naldho Program Director Appcelerate, Lintasarta.

Misalnya pada saat terjadi gempa bumi di Lombok beberapa wakltu lalu, Lintasarta menyediakan layanan internet menggunakan antena penerima sinyal dari satelit (VSAT) di posko utama di Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mendukung sarana komunikasi penanganan bencana di wilayah tersebut yang memang sangat diperlukan sebagai sarana komunikasi.

Baca juga :
Konsorsium Artajasa dan Lintasarta Kembangkan Sistem TPCM Pertama Di Indonesia

Hal serupa juga dilakukan untuk memberi bantuan untuk membantu penanganan korban benacana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala-Sulawesi Tengah. “Untuk membantu penanganan masalah ini, kita langsung turunkan tim khusus dari Makassar dan tentunya diperkuat dari Pusat untuk membenahi sarana komunikasi yang rusak akibat gempa dan tsunami,” ujarnya.

Menurut Arya Damar, ke depan program CSR akan terus diperkuat sebagai bagian dari strategi bisnis dengan tetap memperhatikan tanggung jawab sosial perusahaan dalam hubungannya dengan sosial kemasyarakatan dan lingkungan.

Dalam kaitan ini, Lintasarta juga mengembangkan program sosial yang sustainable (berkelanjutan) yang disusun dan dilaksanakan melalui kerja sama dengan pihak lain agar memberikan dampak positif dan manfaat yang lebih besar baik masyarakat, perusahaan itu sendiri maupun para stakeholder yang terkait.

Salah satunya yang cukup membanggakan yakni model social investment melalui program Appcelerate yang dilakukan melalui kerja sama dengan mitra. Di antaranya perguruan tinggi dan pelaku industri, di mana dalam program ini, Lintasarta memberikan bantuan fasilitasi dan juga edukasi mentoring untuk terciptanya ekosistem digital yang bertujuan mendorong lahirnya para start-up (usaha rintisan) berbasis digital di kalangan kaum muda dan mahasiswa.

Appcelerate merupakan program CSR Lintasarta dalam bentuk kompetisi rencana bisnis yang berfokus pada inovasi produk berbasis aplikasi digital, seperti mobile application, yang memiliki nilai bisnis dan dapat diterapkan untuk mendukung berbagai kegiatan di sektor industri.

“Untuk program Appcelerate ini Lintasarta sudah kami lakukan dengan mengggandeng perguruan tinggi di Institut Teknologi Bandungn(ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Surabaya (ITS). Sejauh ini responnya sangat bagus, makanya ke depan akan terus kami perluas dengan mengadakan kegiatan Appcelerate untuk untuk mendukung pengembangan kreativitas dan inovasi berbasis teknologi digital, di kalangan kaum muda dan mahasiswa. Sekali lagi ini merupakan upaya dan dukungan kami untuk mendorong lahirnya entrepreneur muda, khususnya berbasis digital, sekaligus mendekatkan perguruan tinggi dengan industri. Artinya kalangan kampus itu juga harus bisa mengerti, bisa memberi solusi apa saja kebutuhan dari industri,” ujarnya.

Sebagaimana diungkapkan Ketua Dewan Juri Top CSR 2018 yang juga ketua KNKG, Mas Achmad Daniri, beberapa lembaga yang digandeng dalam Tim penjurian di antaranya Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), Masyarakat CSR Indonesia, SGL Management, Asia Business Research Center, Mitra Bhadra Consulting, Yayasan PAKEM, PPM Manajemen, Alvara, Indonesia CSR Society, Dwika Consulting, Sinergi Daya Prima, dan Solusi Kinerja Bisnis.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, proses penjurian dan penilaian tahun ini relatif istimewa karena menggunakan aplikasi Social Responsibility Index (SR Index) ISO 26000. Dengan aplikasi ini, setiap perusahaan peserta dapat mengukur tingkat adopsi CSR-nya terhadap ketentuan di dalam ISO 26000 SR.

Secara teknis, ada 253 pertanyaan yang dipersyaratkan atau menjadi ketentuan dalam SR Index ISO 26000. Skor maksimal SR Index yang dapat diraih adalah 759. Dengan mengukur SR Indexnya, maka perusahaan peserta dapat mengukur Index-nya serta meningkatkannya dari waktu ke waktu.

“Inilah salah satu yang membedakan dengan yang lain, di mana juga ada manfaat yang dapat diperoleh bagi Peserta TOP CSR 2018, karena juga ada sesi nilai tambah saat presentasi dan wawancara penjurian berlangsung. Selain itu, peserta juga mendapatkan feedback tertulis untuk pengembangan CSR perusahaan di masa mendatang,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, M. Lutfi Handayani – Ketua Penyelenggara TOP CSR 2018 yang sekaligus Pemimpin Redaksi majalah TOP Business menegaskan, bahwa penghargaan TOP CSR ini merupakan pemberian penghargaan CSR tertinggi dan paling komprehensif di Indonesia.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Lintasarta Top CSR Ototekno

Terkini | Minggu, 28/06/2026 02:43 WIB

News

Iran Sebut Serangan AS Langgar MoU Perdamaian

News

Pengamat Sebut Penegakan Hukum jadi Cermin Kualitas Demokrasi

News

Rudianto Lallo: Kenaikan Kepercayaan Publik Modal Polri Perkuat Reformasi

Humanika

Asal Usul Jakarta: Dari Sunda Kelapa, Jayakarta, hingga Jadi Ibu Kota

News

Rosan Ajak Perguruan Tinggi Implementasikan Riset ke Industri Hilirisasi

Gaya Hidup

Ini 9 Hal Paling Identik dengan Jakarta, Nomor 6 Sulit Dipisahkan

Gaya Hidup

Studi Ungkap Badai Matahari Bisa Ubah Cuaca Bumi dalam Hitungan Jam

Gaya Hidup

Jejak Purba di Indonesia Ungkap Kemungkinan Baru Asal-usul Homo Sapiens

News

Kemenhut Gagalkan Upaya Penyelundupan Satwa Liar ke Oman

News

Menteri PPPA Kecam Penyiksaan Balita, Desak Penegakan Hukum-Pemulihan Korba

News

Mentrans Sebut Transmigrasi Patriot Diikuti Pendaftar dari Kampus Dunia

News

Menteri ESDM Beberkan Strategi Ketahanan Energi di Hadapan Akademisi

News

Wamenaker: Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Seha

News

Menteri ESDM Jamin Cadangan BBM Aman, Harga Subsidi Tidak Naik

Warta MPR

Eddy Soeparno: Presiden Tegaskan Komitmen Transisi Energi dan Aksi Iklim

News

MUI Dorong Indonesia Jadi Jembatan Perdamaian Dunia di Era Multipolar

News

MUI Gelar FGD Pra-Kongres, Bahas Penguatan Umat dan Kedaulatan Bangsa

News

Tiga Negara Teken Kerangka Kerja Kesepakatan Akhiri Konflik Lebanon

Terpopuler

Sabtu, 27/06/2026 02:02 WIB
Humanika

27 Juni 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

Kamis, 25/06/2026 11:43 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Ekuador

Jum'at, 26/06/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Norwegia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777