https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

ESAY |

Setiap Eid adalah Eid Qurban

Redaksi | Rabu, 22/08/2018 14:35 WIB



Karekteristik Eid ialah memecahkan gembok penjara dan memecahkan cengkraman lingkaran kesesatan yakni dari penjara kezaliman, penjara keterikatan, penjara kejumudan, penjara keterasingan atas diri sendiri, penjara kesepian, serta penjara keterpisahan Direktur Rumi Istitute, Muhammad Nur Jabir

Jalaluddin Rumi menakwil `eid` atau Hari Raya sebagai jalan membuka gembok penjara sehingga orang-orang yang terpenjara mendapatkan kebebasan. Bukan hanya orang-orang yang terpenjara oleh materi, namun juga mereka yang terpenjara oleh kekuasaan, terpenjara oleh ketamakan, terpenjara oleh dengki dan hasud, dan lain-lainnya.

Karekteristik Eid ialah memecahkan gembok penjara dan memecahkan cengkraman lingkaran kesesatan yakni dari penjara kezaliman, penjara keterikatan, penjara kejumudan, penjara keterasingan atas diri sendiri, penjara kesepian, serta penjara keterpisahan.

Kata Rumi, "Aku datang lagi bagai Eid agar kubuka gembok-gembok penjara, dari cengkraman dan taring kanibal. Orang-orang yang terpenjara di tanah akan merobek bumi. Benih-benih yang sebelumnya terjebak ditanah secara perlahan mulai menampakkan dirinya dan menjadi hijau."

Baca juga :
Ini Golongan yang Berhak Menerima Daging Kurban Sesuai Syariat Islam

Dan yang lebih penting dari segalanya bahwa badan dalam pandangan sufistik adalah penjara dan `Eid` ruh yang merobek penjara badan.Maksudnya ruh berhasil mendominasi badan dan keluar dari cengkraman badan.

Kata Rumi, "Alam ini adalah penjara dan kita adalah orang-orang yang terpenjara, runtuhkanlah penjara dan jadikan dirimu orang-orang yang bebas."

Baca juga :
Zulhijah atau Dzulhijjah, Mana yang Benar? Ini Penjelasannya

Sebab itu, mati adalah Eid sehingga kematian menemukan maknanya yang baru. Sebab berada pada singgasana mendominasi bukan didominasi. Namun kematian ini bukan kematian sebagai akhir dari kehidupan akan tetapi kematian iradah dimana kematian iradah adalah Qurban itu sendiri.

Berdasarkan pemaknaan ini setiap Eid adalah Eid Qurban. Mengorbankan kegelapan di singgasana istana cahaya, mengorbankan kejumudan di kaki puncak pengetahuan dan nalar. Takdir terbaik bayangan dan kegelapan adalah menjadi quban cahaya.

Baca juga :
Doa Menyembelih Hewan Kurban Iduladha, Lengkap dengan Arab dan Artinya

Sebab itu Rumi mengatakan, "Musuh adalah kita sendiri dan biarkan kekasih membunuh kita, kita tenggelam dalam lautan dan kita akan terbunuh oleh ombak."

Pengorbanan adalah karekteristik Eid. Sebab itu setiap Eid meniscayakan qurban.

Kegelapan adalah qurbah cahaya, kekerdilan adalah qurban keagungan, dan kekerasan adalah qurban kasih sayang dan kelembutan. Sebagian orang menyangka Eid adalah fenomena eksternal dan kejadian yang baru yang realitasnya berada diluar eksistensi manusia.

Namun hakikatnya, Eid yang meniscayakan kebaruan, tidak terjadi diluar eksistensi manusia. Selama batin manusia tidak memberikan kebaruan, alam realitas eksternalnya pun tak akan memberikan kebaruan. Kebaruan batin adalah hasil dari proses panjang yang dibarengi dengan derita dan penderitaan.

Manusia yang tak mengalami derita dan mencicipi pahit serta tak merasakan penantian, dirinya tak akan merasakan manisnya batin kebahagiaan. Baginya, kenikmatan alam selalu saja berlalu dan tak memberikan warna baru bagi dirinya. Padahal nikmat setiap saat selalu saja baru dan baru. Akhirnya kami segenap pengurus beserta admin Rumi Institute mengucapkan selamat Hari Raya Qurban.

 

                                                                                                                                                     Penulis:


                                                                                                                                                     Muhammad Nur. Jabir

                                                                                                                                                     Direktur Rumi Istitute.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Idul Adha sufistik Jalaluddin Rumi

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777