https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pakai Botol Shampo, Pria Ini Rekam Puluhan Wanita Mandi

Redaksi | Minggu, 12/08/2018 03:15 WIB



Dalam melancarkan askinya, Ia mencari tau kapan para wanita akan menggunakan fasilitas mandi di homestay yang dia jalankan, lalu pria itu akan mengaktifkan kamera melalui alat pengendali jarak jauh. Ilustrasi pelecehan seksual (Foto: clinical advisor)

Jakarta - Seorang pria Selandia Baru mengaku bersalah karena merekam 34 wanita di wisma dengan kamera tersembunyi di botol sampo.

Pria asal Hawke`s Bay, North Island membuat 219 rekaman rahasia dari Desember 2017 hingga Februari 2018. Dia juga mengaku memposting video-video tersebut ke situs porno

Sebagian besar korban berusia di bawah 30 tahun dan kamera yang disamarkan ditempatkan untuk memfilmkan antara bahu dan lutut mereka, meskipun wajah sering terlihat.

Baca juga :
Menag: Pesantren Harus Jadi Tempat Paling Aman bagi Anak

Tidak diketahui apakah botol sampo yang disamarkan adalah perangkat buatan sendiri atau dibeli secara online.

Para wanita dilacak oleh polisi dan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka merasa terkejut, malu, marah dan terdegradasi oleh tindakan pria itu.

Baca juga :
Kemenag Cabut Izin Ponpes Terlibat Kekerasan Seksual

Ketika pria itu ditangkap pada Februari, dia mengatakan kepada polisi bahwa dia telah melakukannya untuk mendapatkan sensasi.

Dalam melancarkan askinya, Ia mencari tau kapan para wanita akan menggunakan fasilitas mandi di homestay yang dia jalankan, lalu pria itu akan mengaktifkan kamera melalui alat pengendali jarak jauh.

Baca juga :
Guru Ngaji di Surabaya Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual

Setelah itu dia kemudian akan mengambil kamera di botol sampo tersebut dan mengunduh isi video ke komputernya di malam hari.

Video kemudian diposting di situs porno, di mana pria itu mendesak pemirsa untuk meninggalkan komentar positif untuk mendorong dia untuk membuat lebih banyak rekaman.

Dia berbagi beberapa etnis dan profesi korban, dan juga menambahkan rincian tentang tindakan yang ingin dia lakukan pada mereka dan bagaimana dia telah melanggar privasi mereka tanpa mereka sadari.

Usai menangkap pria tersebut, polisi Selandia Baru akhirnya menghapus video-video tersebut.

Pengacara pria itu meminta pengadilan untuk melindungi identitas kliennya karena istri pria itu menderita kondisi kesehatan yang dapat memburuk jika dia diidentifikasi.

Jaksa penuntut menentang ini, mengatakan: "Ada 34 korban yang gambar paling intimnya telah tersebar di seluruh dunia."

Hakim Geoff Rea mencatat ironi itu, tetapi mengatakan dia tidak siap untuk mengangkat perintah penindasan sampai dia mendengar lebih banyak tentang kondisi istrinya.

Pria, yang mengaku bersalah atas 69 tuduhan termasuk membuat rekaman visual yang intim dan membuat publikasi yang tidak menyenangkan, diberikan jaminan dan akan dijatuhi hukuman pada bulan Oktober.

Beberapa dakwaan membawa hukuman maksimal 14 tahun penjara.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Seks Kriminal Selandia Baru

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777