https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

MPR, KPK dan MK Gelar Festival Konstitusi dan Anti Korupsi

Supianto | Selasa, 15/05/2018 19:30 WIB



kegiatan dilihat sangat menarik dan bermanfaat sepanjang penyelenggaraan festival antara lain, diskusi panel, diskusi kampus (talkshow), hadirnya stand-stand dari MPR, MK, KPK dan USU MPR, MK, KPK dan Universitas Sumatera Selatan (USU) menggelar Festival Konstitusi dan Anti Korupsi 2018 di Auditorium USU, Medan, Sumatera Utara, Selasa (15/5).

Medan - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Mahkamah Konstitusi (MK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar Festival Konstitusi dan Antikorupsi 2018 di Auditorium USU, Medan, Sumatera Utara, Selasa (15/5).

Festival yang mengusung tema `Mengawal Demokrasi Konstitusi, Melawan Korupsi` tersebut mendapat respon kunjungan lebih dari seribu pengunjung berbagai elemen masyarakat mulai dari mahasiswa USU berbagai fakultas dan berbagai kampus di Medan sampai elemen kepemudaan dan kemasyarakatan kota Medan.

Hal ini disebabkan berbagai kegiatan dilihat sangat menarik dan bermanfaat sepanjang penyelenggaraan festival antara lain, diskusi panel, diskusi kampus (talkshow), hadirnya stand-stand dari MPR, MK, KPK dan USU.

Baca juga :
Putusan MK soal Kuota Caleg Perempuan Akan Masuk Revisi UU Pemilu

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Badan Pengkajian MPR Bambang Sadono, Ketua KPK Agus Rahardjo, Ketua MK Anwar Usman, Rektor USU Prof. Runtung Sitepu, Kepala Biro Humas Sekretariat Jenderal MPR RI Siti Fauziah, serta para dekan dan dosen USU.

Gelaran festival makin mendapatkan apresiasi masyarakat ketika di tengah-tengah puncak acara, digelar penandatangan MoU `Deklarasi Antikorupsi` oleh MPR yang diwakili Ketua Badan Pengkajian MPR Bambang Sadono, Ketua MK, Ketua KPK dan Rektor USU.

Baca juga :
Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan Perkuat Politik Afirmatif

Festival Konstitusi dan Antikorupsi 2018 merupakan kali ketiga diadakan dan tetap merupakan hasil kerja sama antara MPR, MK, dan KPK bersama perguruan tinggi. Sebelumnya, pada 24 Oktober 2016 diselenggarakan di Universitas Hassanudin Makassar, dan pada tanggal 10 November 2017 digelar di Universitas Indonesia (UI).

Dalam keterangannya saat jumpa pers, Ketua Badan Pengkajian MPR Bambang Sadono mengatakan bahwa persoalan korupsi harus mendapatkan perhatian lebih seluruh elemen bangsa dalam konteks penanggulangan dan pencegahan.

Baca juga :
KPK Fasilitasi 52 Tahanan untuk Shalat Idul Adha dan Kunjungan Keluarga

Ditegaskan Bambang, kunci penanggulangan korupsi adalah di bidang pelaksanaan hukum yang tegas dan tak pandang bulu. Selain itu, juga perlu dibangun budaya hukum di tengah masyarakat.

"Karena itu MPR saat ini melalui Badan Pengkajian sedang mempersiapkan draft haluan negara yang akan membuat kearah mana hukum akan dibangun termasuk target-target untuk pemberantasan dan pencegahan korupsi, apa yang akan kita lakukan, apa yang kita inginkan sampai tahun mendatang bahkan sampai 100 tahun ke depan, sehingga tidak ada keluhan bahwa sudah banyak yang kita lakukan, tapi korupsi tetap saja bermunculan. Mudah-mudahan upaya-upaya MPR ini ada manfaatnya untuk Indonesia," tandasnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta MPR MK KPK USU

Terkini | Selasa, 28/07/2026 09:40 WIB

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777