https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bulan Darah akan Muncul di AS untuk Pertama Kalinya

Supianto | Rabu, 31/01/2018 07:13 WIB



Ketiga fenomena itu akan terlihat bersamaan di Australia terlebih dahulu, dan kemudian akan dilihat oleh sebagian besar Asia dan Amerika. Penampakan Supermoon di Marseille, Prancis, Minggu (3/12) | foto: Jean-Paul Pelissier/Reuters

Jakarta - Fenomena supermoon akan mengitari bumi pada Rabu (31/1) dini hari. Selain itu akan ada blood moon (bulan darah) dan blue moon (bulan biru). Fenomena langka ini merupakan tontonan pertama kali di Amerika Serikat sejak tahun 1866.

Ahli astronomi yang berbasis di Inggris akan akan menyaksikan dua dari tiga fenomena alam yaitu supermoon dan bulan biru. Sementara, ketiga fenomena itu akan terlihat bersamaan di Australia terlebih dahulu, dan kemudian akan dilihat oleh sebagian besar Asia dan Amerika.

Ini akan sangat mengesankan di Amerika Utara, Alaska dan kepulauan Hawaii sesaat sebelum fajar. Bulan darah menampilkan tiga peristiwa astronomi yang berbeda.

Baca juga :
Penembakkan Islamic Center San Diego, Lima Orang Tewas

Pertama, bulan biru adalah nama yang diberikan pada bulan purnama kedua dalam satu bulan kalender. Kedua, supermoon adalah saat bulan tampak lebih besar dan lebih terang karena lebih dekat ke bumi daripada biasanya. Dan ketiga, bulan darah terjadi saat bulan melewati bayangan bumi, menyebabkan gerhana bulan total.

NASA akan menggelar acara tersebut dari tiga titik pandang di California, Los Angeles dan Arizona dari pukul 5.30 pagi waktu EST (pukul 10.30 waktu Inggris). Di Timur Tengah, Asia, Rusia timur, Australia dan Selandia Baru, akan terlihat saat bulan terbit di malam hari.

Baca juga :
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik

Gregory Brown, astronom di Royal Observatory Greenwich, memperingatkan bahwa tontonan penuh akan "tidak terlihat dari Inggris, bahkan tidak ada gerhana parsial".

Ia mengatakan saat terbaik menyaksikan bulan biru  adalah sekitar pukul 12.40, saat bulan berada pada posisi tertinggi. Brown mengatakan ada orang yang ingin melihat gerhana bulan di Kepulauan Inggris harus menunggu sampai 27 Juli, ketika akan ada "pemandangan yang lebih spektakuler" dari gerhana yang terlihat di tempat lain pada Selasa malam.

Baca juga :
Usai Kunjungan Trump, China bakal Beli Pesawat dari Amerika Serikat

Menurut perkiraan NASA blood moon dapat disaksikan lagi pada Desember 2028

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Supermoon Amerika Serikat

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777