https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pagelaran Wayang Sebagai Media Membangun Persatuan

Rizki Ramadhan | Minggu, 01/10/2017 08:58 WIB



MPR menyelenggarakan pagelaran seni budaya melalui pementasan wayang kulit sebagai salah satu metode sosialisasi Empat Pilar MPR RI. MPR

Jakarta - Panggung dan tenda yang megah dan ratusan pedagang kaki lima di seputaran alun-alun, mewarnai kemeriahan malam di Alun-alun kota Blora, Jawa Tengah. Di tempat itu, Sabtu malam 30 September 2017, MPR menyelenggarakan pagelaran seni budaya melalui pementasan wayang kulit sebagai salah satu metode sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Pagelaran yang menampilkan dalang Ki Sigit Ariyanto dengan lakon "Semar Mbabar Jatidiri" dipadati warga masyarakat Blora.

Pagelaran wayang kulit ini dihadiri anggota MPR RI yaitu: Dr. Ir. Djoko Udjianto MM. (Fraksi Demokrat) Katherine Angela Oendoen (Fraksi Gerindra), dan Siti Fauziah SE, MM. (Kepala Biro Humas Setjen. MPR RI). Dari Kabupaten tampak hadir Bupati Blora Djoko Nugroho, Ketua DPRD Kabupaten Blora, dan jajaran pimpinan dan SKPD Kabupaten Blora.

Sebelum menyerahkan tokoh Wayang kepada dalang Ki Sigit Ariyanto sebagai pertanda dimulainya pagelaran wayang kulit ini, Djoko Udjianto mewakili Pimpinan MPR mengatakan, MPR memanfaatkan seni budaya wayang kulit sebagai media sosialisasi karena wayang merupakan seni budaya tradisional Indonesia yang tidak hanya sebagai tontonan tapi juga tuntunan dalam kehidupan masyarakat.

Baca juga :
MPR Terapkan WFH-WFA dan Pembatasan Listrik Mulai 1 April

Lakon "Mbabar Jatidiri", kata Djoko, menceritakan tentang sifat yang harus dimiliki seorang pemimpin agar menjadi pemersatu dan teladan bagi rakyat. "Cerita ini mirip dengan Bung Karno ketika menggali Pancasila, menggali sifat-sifat kepemimpinan, yaitu membangun persatuan bangsa" ujarnya.

"Dalam kondisi bangsa dan negara saat ini, cerita Mbabar Jatidiri dapat memberikan petuah dan dijadikan sebagai refleksi untuk kita agar menjaga keutuhan NKRI.

Baca juga :
Legislator PKS: Salah Langkah Diplomasi Bisa Ganggu Ekspor dan Fiskal

Sementara itu, Kepala Biro Humas Setjen. MPR RI Siti Fauziah SE, MM. mengungkapkan, sosialisasi melalui seni budaya merupakan salah satu dari berbagai metode yang sudah dilaksanakan. Sosialisasi Empat Pilar sudah dilakukan dengan berbagai metode, seperti ToT, FGD, LCC, outbound, seminar, dan diskusi. "Tidak hanya wayang, budaya nusantara sangat variatif. Saat kita melakukan sosialisasi melalui metode ini akan disesuaikan dengan budaya masing-masing daerah," jelasnya.

Yang terpenting, lanjut Siti, pesan-pesan Empat Pilar MPR RI (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) dapat tersampaikan ke masyarakat melalui pagelaran seni budaya. Selain itu, MPR terus memperbaiki metode sosialisasi sehingga tidak hanya pengetahuan tapi juga direalisasikan pada perilaku, ujarnya. 

Baca juga :
Pimpinan MPR Dorong Aksi Cepat Hadapi Krisis Iklim

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta MPR

Terkini | Kamis, 30/07/2026 17:23 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777