https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Film Istirahatlah Kata-Kata Raih Penghargaan Khusus Internasional

Sundari | Selasa, 05/09/2017 07:04 WIB



Keikutsertaan film Indonesia dalam festival internasional tersebut merupakan hasil kerja sama KBRI Sofia dengan Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud Film Istirahatlah Kata-Kata mengenai sosok penyair sekaligus aktivis era orde baru, Wiji Thukul

London - Film berjudul Istirahatlah Kata-Kata yang  berkisah tentang sosok Wiji Thukul, penyair dan  aktivis yang "hilang" di era pemerintahan Orde Baru, mendapat penghargaan khusus pada Festival Film Internasional "Love is Folly", di Kota Varna, Bulgaria.

Penghargaan itu dikabarkan Sekretaris Pertama Pensosbud KBRI Sofia Nurul Sofia. Sebanyak 102 film ditayangkan dalam festival internasional yang merupakan salah satu terbesar di kawasan Balkan.

Penghargaan yang diterima Film "Istirahatlah Kata-Kata", dengan produser Yulia Evina Bhara dan Anggi Noen merupakan penghargaan kedua tertinggi setelah Grand Prix Award.

Baca juga :
KSAD Pastikan Tak Ada Instruksi Bubarkan Nobar Film Pesta Babi
Panel juri internasional memberi penghargaan kepada pemenang festival lainnya, yaitu Film "The Citizen" dari Hungaria yang memenangkan penghargaan utama Grand Prix Aphrodite.

Selain itu, best actress dimenangkan Rimma Zyubina untuk Film "The Nest of the Turtledove" dari Ukraina dan untuk best actor dimenangkan Nan� Konu dalam Film "Wedding Dance" dari Turki.

Baca juga :
Polemik Film Pesta Babi, Pengamat: Jangan Reaktif, Kesempatan untuk Dialog
Keikutsertaan film Indonesia dalam festival internasional tersebut merupakan hasil kerja sama KBRI Sofia dengan Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud dan bertujuan untuk mendukung sineas Indonesia bersaing di tingkat global.

Pada festival, film pilihan Indonesia diputar dalam segmen khusus Indonesian Panorama yaitu film-film Nokas, Athirah, Salawaku, Emma, Aisyah Biarkan Kami Bersaudara, dan Kejarlah Daku Kau Kutangkap.

Baca juga :
Festival Film Cannes, Sutradara Iran Kutuk AS dan Israel
Menurut Sekar Ayu Asmara, kurator dari Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud, pemilihan film untuk ikut serta dalam kompetisi tersebut salah satu di antaranya adalah karena cerita Widji Tukul dapat terjadi pada siapa saja, sehingga wakil dari bangsa lain pun bisa merefleksikan isi ceritanya.

Dubes RI di Sofia Sri Astari Rasjid menyatakan kebanggaannya atas prestasi Indonesia tersebut, dan berharap film Indonesia lainnya dapat melanglang buana di kawasan Balkan pada tahun-tahun mendatang sebagai salah satu alat mendukung promosi Indonesia. (Ant)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kabar Artis Film Wiji Thukul

Terkini | Kamis, 30/07/2026 17:23 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777