Ilustrasi - rumah yang terkena banjir (Foto: Vaza/Jurnas)
Jakarta, Jurnas.com - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia kembali menyisakan tantangan besar bagi warga, salah satunya membersihkan rumah yang kotor akibat terendam air. Lumpur, sampah, dan bau tak sedap kerap membuat pemilik rumah kewalahan.
Lebih lanjut, gar proses pembersihan lebih mudah dan aman.
Sebelum masuk ke rumah, pastikan aliran listrik telah diputus untuk menghindari risiko tersengat. Hubungi petugas PLN atau teknisi listrik jika perlu memeriksa instalasi listrik yang basah.
Kenakan sarung tangan, masker, dan sepatu bot untuk melindungi diri dari lumpur, air kotor, atau sisa-sisa bahan kimia yang terbawa banjir. Hindari kontak langsung dengan air banjir yang bisa mengandung bakteri.
Pisahkan perabotan yang masih bisa diselamatkan dan yang sudah tidak layak pakai. Barang-barang seperti kasur, karpet, dan sofa busa yang basah terlalu lama sebaiknya dibuang karena bisa menjadi sarang jamur dan bakteri.
Segera keluarkan sisa air dan lumpur dari dalam rumah menggunakan alat seperti sekop, pel karet, atau penyedot air. Semakin lama dibiarkan, semakin sulit dibersihkan dan berisiko merusak struktur rumah.
Setelah pembersihan fisik, bersihkan lantai dan dinding dengan larutan disinfektan atau cairan antiseptik untuk membunuh kuman dan mencegah penyebaran penyakit.
Buka seluruh jendela dan pintu agar rumah cepat kering. Gunakan kipas angin atau pengering ruangan untuk mempercepat proses pengeringan, terutama di area lembap.
Kamis, 07/05/2026 23:55 WIB
Sabtu, 25/04/2026 04:04 WIB
Kamis, 23/04/2026 06:30 WIB