Ilustrasi - ini alasan mengapa kebanyakan wanita setelah menikah menjadi gemuk (Foto: detik)
Jakarta, Jurnas.com - Banyak wanita mengalami kenaikan berat badan setelah menikah. Fenomena ini bukanlah hal yang aneh dan telah menjadi topik pembahasan di berbagai studi kesehatan.
Lebih lanjut, perubahan gaya hidup, rutinitas baru, hingga faktor emosional menjadi penyebab utama dari perubahan fisik tersebut.
1. Perubahan Pola Makan Bersama Pasangan
Setelah menikah, banyak pasangan cenderung makan bersama secara teratur. Ini bisa berarti porsi makan lebih besar, camilan malam lebih sering, atau mencoba makanan baru yang tinggi kalori. Kebiasaan makan yang lebih santai dan tidak terkontrol ini bisa menyebabkan kenaikan berat badan.
Tanggung jawab baru sebagai istri, kadang juga sebagai ibu rumah tangga, dapat membuat wanita kekurangan waktu untuk berolahraga. Rutinitas harian yang sibuk bisa menggeser prioritas olahraga ke urutan bawah.
Memasak untuk keluarga bisa jadi menyenangkan, tapi juga jadi godaan untuk sering mencicipi makanan atau makan berlebihan. Makanan rumahan pun tak selalu sehat, tergantung cara pengolahan dan bahan yang digunakan.
Menikah tak selalu berarti hidup bebas stres. Penyesuaian dalam kehidupan rumah tangga bisa menimbulkan tekanan emosional. Sebagian orang melampiaskan stres dengan makan berlebihan, terutama makanan manis atau berlemak.
Kehamilan adalah momen istimewa, tapi juga membawa perubahan besar pada tubuh wanita. Selain penambahan berat badan alami selama hamil, hormon pasca-melahirkan juga bisa memperlambat metabolisme.
Setelah menikah, sebagian wanita merasa tidak lagi harus menjaga penampilan untuk menarik pasangan. Perasaan nyaman ini bisa membuat kontrol terhadap berat badan menjadi lebih longgar.
Perubahan rutinitas, mengurus rumah tangga, atau merawat anak dapat mengganggu waktu tidur. Kurang tidur telah terbukti berdampak pada metabolisme dan meningkatkan nafsu makan.
Kamis, 07/05/2026 23:55 WIB
Sabtu, 25/04/2026 04:04 WIB
Kamis, 23/04/2026 06:30 WIB