https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kapan Puasa Tasua 2025? Ini Tanggal Pelaksanaannya dan Keutamaannya

Agus Mughni | Selasa, 01/07/2025 23:43 WIB



Kapan Puasa Tasua 2025? Ini Tanggal Pelaksanaannya dan Keutamaannya Ilustrasi - Kapan Puasa Tasua 2025? Ini Tanggal Pelaksanaannya dan Keutamaannya (Foto: Pexels/hello aesthe)

Jakarta, Jurnas.com - Memasuki bulan Muharram 1447 H, umat Islam di seluruh dunia mulai mempersiapkan diri menjalankan amalan-amalan sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Muharram, yang dikenal sebagai salah satu bulan suci dalam Islam, menjadi momentum istimewa untuk memperbanyak amal kebaikan—termasuk puasa Tasu’a.

Berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), 1 Muharram 1447 H jatuh pada Kamis, 26 Juni 2025, demikian dikutip Muhammadiyah. Sedangkan versi Kementerian Agama RI menetapkannya pada Jumat, 27 Juni 2025. Dengan demikian, puasa Tasu’a 1447 H diperkirakan akan jatuh pada Jumat, 4 Juli 2025 (9 Muharram), diikuti oleh puasa Asyura keesokan harinya, Sabtu, 5 Juli 2025 (10 Muharram).

Apa Itu Puasa Tasu’a?

Dikutip dari berbagai sumber, puasa Tasu’a merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram, sehari sebelum puasa Asyura. Nama "Tasu’a" berasal dari bahasa Arab tâsi’a yang berarti “sembilan”, merujuk pada tanggal pelaksanaannya dalam kalender Hijriyah.

Baca juga :
Mengenal Hari Tasyrik: Makna, Asal Usul hingga Larangan Puasa

Puasa ini memiliki sejarah dan nilai spiritual yang dalam. Ketika Rasulullah SAW hijrah ke Madinah, beliau mendapati kaum Yahudi berpuasa pada 10 Muharram sebagai bentuk syukur atas keselamatan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Firaun. Rasulullah SAW bersabda:

“Aku lebih berhak terhadap Musa daripada mereka.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Baca juga :
Tata Cara dan Keutamaan Puasa Sunah di Bulan Dzulhijjah 1447 H

Beliau pun ikut berpuasa dan menganjurkan para sahabat untuk melakukannya. Namun, agar tidak menyerupai kebiasaan kaum Yahudi secara langsung, Nabi Muhammad SAW menyatakan niatnya untuk menambahkan satu hari sebelumnya, yaitu 9 Muharram.

“Jika aku masih hidup hingga tahun depan, niscaya aku akan berpuasa pada hari kesembilan (Tasu’a).”
(HR. Muslim)

Baca juga :
Kapan Puasa Ayyamul Bidh Mei 2026? Simak Jadwal hingga Keutamaannya

Keutamaan Puasa Tasu’a

Meski puasa Asyura dikenal memiliki keutamaan bisa menghapus dosa setahun yang lalu, puasa Tasu’a pun tidak kalah penting. Melaksanakan puasa sunah ini menunjukkan kesungguhan dalam mengikuti sunnah Nabi dan menjauhkan diri dari sikap meniru kaum lain secara membabi buta.

Selain itu, puasa Tasu’a juga menjadi salah satu cara memperbanyak ibadah di bulan Muharram yang suci, di mana segala amal kebaikan mendapatkan pahala berlipat ganda karena termasuk dalam kategori bulan haram yang dimuliakan Allah.

Dengan demikian, bulan Muharram bukan hanya awal tahun baru dalam kalender Hijriyah, melainkan juga momentum untuk merefleksikan diri, memperbanyak amal, dan memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.

Menjalankan puasa Tasu’a dapat menjadi sarana untuk memulai tahun baru Islam dengan semangat ibadah yang lebih kuat dan niat yang lebih bersih. Jadi, jangan lewatkan kesempatan mulia ini untuk memperbaiki diri dan mendapatkan keberkahan di bulan yang penuh rahmat. (*)

Wallohu`alam

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Puasa Tasua Bulan Muharram Juli 2025 Amalan Muharram

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777