https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

7 Hal Ini Sulit Ditiru Indonesia jika Ingin Menyamai Sepak Bola Jepang

Mutiul Alim | Minggu, 15/06/2025 19:01 WIB



Berikut ini tujuh hal yang membuat Jepang begitu maju dan sekaligus menjadi tantangan besar bagi sepak bola Indonesia Ilustrasi akademi sepak bola (Foto: Unsplash/Jeffrey F Lin)

Jakarta, Jurnas.com - Kemajuan sepak bola Jepang dalam dua dekade terakhir bukan hasil sulap dalam semalam. Di Piala Dunia, tim Samurai Biru tak pernah lagi dipandang sebelah mata.

Jepang sukses menekuk raksasa seperti Jerman dan Spanyol, tampil dengan permainan kolektif, dan punya kedalaman skuad yang merata. Sementara itu, Indonesia yang menatap harapan lolos putaran final, masih bergelut dengan persoalan mendasar.

Banyak pihak berharap Indonesia bisa menyamai level sepak bola Jepang. Tapi kenyataannya, ada sejumlah elemen penting yang masih sulit untuk ditiru.

Baca juga :
Asal-usul dan Alasan Permainan Mini Soccer Diciptakan FIFA

Berikut ini tujuh hal yang membuat Jepang begitu maju dan sekaligus menjadi tantangan besar bagi sepak bola Indonesia:

1. Sistem Akademi Klub Terintegrasi

Setiap klub profesional di Jepang diwajibkan memiliki akademi mulai dari usia 10 tahun. Dari sinilah pemain dipoles dengan metodologi yang seragam dan filosofi yang jelas.

Di akademi, para pemain muda bukan hanya belajar teknik, tetapi juga disiplin dan kerja sama. Di Indonesia, akademi profesional yang terstruktur masih terbilang minim dan belum menjadi syarat mutlak dalam pengelolaan klub.

Baca juga :
Liga Berjenjang Kemenpora Diharapkan Jadi Pondasi Kuat Pembinaan Sepakbola

2. Kompetisi Usia Muda yang Konsisten dan Nasional

Jepang memiliki sistem kompetisi yang berjalan sepanjang tahun untuk level U‑12 hingga U‑18. Kompetisi ini melibatkan sekolah, akademi, dan klub regional, semua terhubung dalam struktur resmi yang dikelola Japan Football Association.

Indonesia punya turnamen usia muda, tapi masih bersifat sporadis dan belum menyentuh seluruh provinsi dengan sistem promosi-degradasi yang ketat.

Baca juga :
Pesepak Bola Jepang Positif Covid-19

3. Skema Designated Special Player

Di Jepang, pemain SMA atau universitas yang dianggap menonjol bisa bermain di klub J‑League tanpa kehilangan status akademiknya. Skema ini memberi jalan mulus bagi transisi ke dunia profesional.

Indonesia belum memiliki sistem serupa yang menggabungkan pendidikan dan karier sepak bola secara paralel.

4. Kebudayaan Kolektif Tertanam sejak Kecil

Jepang dikenal dengan budaya kerja sama, ketertiban, dan rasa tanggung jawab terhadap kelompok. Dalam sepak bola, nilai-nilai ini membentuk pemain yang siap bekerja untuk tim, bukan hanya menonjol secara individu.

Di Indonesia, pembinaan mental semacam ini masih tertinggal dan kerap bergantung pada pelatih masing-masing.

5. Pendanaan dan Manajemen Liga yang Stabil

J‑League dikenal sebagai liga yang sehat secara finansial dan dikelola secara profesional. Klub-klub wajib memiliki rencana bisnis jangka panjang, struktur kepemilikan yang transparan, dan memenuhi lisensi klub profesional.

Sementara di Indonesia, ketidakstabilan manajemen klub dan ketergantungan pada satu sumber dana masih menjadi persoalan utama.

6. Investasi Besar Sepak Bola Akar Rumput

Sejak awal 2000-an, Jepang terus meningkatkan anggaran dan perhatian pada sepak bola anak-anak. Dari sekolah dasar hingga akademi regional, pelatih bersertifikat dikerahkan untuk membina pemain sejak dini.

Ini bukan proyek satu musim, tapi investasi jangka panjang yang dilakukan secara sistematis. Indonesia masih tertinggal jauh dalam hal ini, baik dari sisi jumlah pelatih, fasilitas, maupun dukungan federasi.

7. Jalur Pembinaan dari Sekolah

Salah satu kekuatan Jepang adalah liga sepak bola antar SMA dan universitas yang aktif dan mendapat sorotan nasional. Banyak pemain timnas Jepang merupakan jebolan liga sekolah, bukan hanya akademi klub.

Sistem ini menciptakan jalur pembinaan alternatif yang sangat kuat. Di Indonesia, liga pelajar masih belum terorganisasi secara rutin dan jarang mendapat eksposur serius.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Sepak Bola Jepang Pembinaan Usia Dini Sistem Akademi

Terkini | Selasa, 16/06/2026 22:36 WIB

Olahraga

Eks Gelandang Liverpool Anggap Masa Terbaik Mo Salah Sudah Lewat

Olahraga

Bek Crystal Palace Maxence Lacroix Masuk Daftar Buruan Chelsea

News

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia Indonesia, Barbuk Sabu 27 Kilo

Olahraga

Sunderland Gabung Tiga Klub Liga Premier Bidik Striker Birmingham

Olahraga

Manchester United Incar Gelandang Fulham Sander Berge

News

Sehari, Empat Upaya Penyelundupan Nakoba di Rutan Salemba Digagalkan

Olahraga

Mourinho Gagal Bawa Pulang Nico Paz ke Real Madrid

Gaya Hidup

Penelitian Baru Ungkap Perak Koin Viking Berasal dari Dirham Islam

Gaya Hidup

Studi: Remaja Putri Paling Rentan Alami Gangguan Mental Akibat Media Sosial

Olahraga

Arsenal Bidik Gelandang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi

Olahraga

Timnas Uruguay Frustrasi Ditahan Imbang Arab Saudi

News

DPR Minta Bea Cukai Benahi Layanan dan Tata Kelola Ekspor-Impor

Humanika

Ini Berbagai Pantangan di Bulan Suro yang Masih Dipercaya Masyarakat

Humanika

Delapan Amalan Sunnah di Bulan Muharram yang Sayang Dilewatkan

News

Gempa M 6,7 Guncang Palu Sulteng, Sejumlah Bangunan Roboh-Jembatan Retak

News

Menag Ajak Maknai Tahun Baru Islam 1448 H jadi Momentum Transformasi Sosial

News

Tahun Baru Islam, Menag Ajak Hijrah dari Sikap Curiga ke Saling Percaya

News

Donald Trump Bakal Undang PM Irak ke Gedung Putih Pertengahan Juli

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777