https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

April 2025, Impor Konsumsi Turun 2,21 Persen

Untung Subagja | Kamis, 05/06/2025 20:05 WIB



Impor barang konsumsi tercatat 1,70 miliar dolar AS pada April 2025 Illustrasi, kegiatan perdagangan internasional (ekspor-impor). (Foto istimewa)

Jakarta, Jurnas.com - Bulan April 2025, impor barang konsumsi tercatat turun 2,21 persen. Impor barang konsumsi tercatat 1,70 miliar dolar AS pada April 2025.

"Impor barang konsumsi yang turun adalah monitor, mobil listrik dan jeruk mandarin," kata Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso di Jakarta, Kamis (5/6/2025).

Kinerja impor April 2025 masih didominasi bahan baku dan penolong dengan pangsa 72,73 persen, diikuti barang modal 19,00 persen dan barang konsumsi 8,27 persen.

Baca juga :
Komisi V Dorong Kemendes Perluas Mitra Sukseskan Kopdes Merah Putih

Impor bahan baku/penolong meningkat sebesar 11,09 persen menjadi 14,97 miliar dolar AS dari sebelumnya 13,5 miliar dolar AS.

Sedangkan barang modal 3,91 miliar dolar AS, naik 5,66 persen dari 3,70 miliar dolar AS pada Maret 2025.

Baca juga :
BI Naikkan Suku Bunga Acuan jadi 5,25 Persen

Bahan baku/penolong yang impornya naik signifikan, antara lain, emas batangan nonmoneter, gula tebu lainnya, dan jet turbo.

Sementara impor barang modal yang naik tinggi adalah unit pengolah lainnya; aparatus lainnya yang dapat mengirimkan atau menerima suara, gambar, atau data lainnya; serta personal computer (PC) lainnya.

Baca juga :
Wamendiktisaintek: Bangsa yang Besar Dibangun oleh Kualitas Manusianya

Pada April 2025, impor Indonesia tercatat sebesar 20,59 miliar dolar AS. Nilai ini naik 8,80 persen dibandingkan Maret 2025 secara bulanan dan naik 21,84 persen dibandingkan April 2024 secara tahunan.

Dibandingkan dengan Maret 2025, kenaikan impor April 2025 hanya terjadi pada sektor nonmigas sebesar 14,39 persen, sementara impor migas turun 19,44 persen.

Secara tahunan, impor nonmigas naik 29,86 persen, sementara impor migas turun 15,57 persen.

Beberapa produk impor nonmigas dengan kenaikan tertinggi pada April 2025 ini, antara lain, gula dan kembang gula yang naik 128,61 persen, logam mulia dan perhiasan/permata 128,06 persen, kain rajutan 76,06 persen, biji dan buah mengandung minyak 54,37 persen, serta filamen buatan 49,45 persen secara bulanan.

Berdasarkan negara asal, impor nonmigas Indonesia didominasi dari Tiongkok, Jepang, dan Singapura dengan total pangsa 52,68 persen dari total impor nonmigas April 2025.

Beberapa negara asal impor nonmigas dengan kenaikan tertinggi adalah Swiss yang naik 344,72 persen, Uni Emirat Arab 110,61 persen, Afrika Selatan 72,55 persen, Kanada 58,33 persen, dan Singapura 53,86 persen secara bulanan.

Secara kumulatif untuk periode Januari-April 2025, total impor mencapai 76,29 miliar dolar AS, naik 6,27 persen.

Peningkatan impor tersebut dipicu impor nonmigas yang naik sebesar 9,18 persen. Namun, di sisi lain, impor migas turun 8,27 persen.(ant)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Impor Kemendag Budi Santoso

Terkini | Selasa, 16/06/2026 21:48 WIB

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777