https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Inter Milan, Kolektor Rasa Sakit Musim Ini

Mutiul Alim | Minggu, 01/06/2025 13:01 WIB



Musim 2024/25 awalnya tampak bakal jadi momen kejayaan bagi Inter Milan. Skuad solid meski tak bertabur bintang, tampil meyakinkan di bawah asuhan pelatih Simone Inzaghi. Inter Milan kalah di final Liga Champions (Foto: Football-Italia)

Jakarta, Jurnas.com - Musim 2024/25 awalnya tampak bakal jadi momen kejayaan bagi Inter Milan. Skuad solid meski tak bertabur bintang, tampil meyakinkan di bawah asuhan pelatih Simone Inzaghi.

Hingga Maret lalu, Nerazzurri masih memuncaki klasemen Serie A meski unggul tipis atas Napoli. Di kompetisi lainnya, Inzaghi membawa tim Italia menjadi wakil Italia yang berlaga di final Liga Champions. Sayangnya, kenyataan berkata lain.

Di Serie A, Inter yang tampil konsisten sepanjang musim, harus puas finis di posisi kedua, hanya terpaut satu poin dari Napoli yang meraih gelar scudetto keempat.

Baca juga :
Fans Arsenal dan Inter di CFD Viral, Sama-sama Sambut Status Tim Juara

Kekecewaan berlanjut di final Liga Champions. Inter menghadapi Paris Saint-Germain di Allianz Arena, München, dan mengalami kekalahan telak 0-5. Ini menjadi kekalahan terbesar dalam sejarah final Liga Champions, dan PSG meraih gelar pertama mereka di kompetisi ini.

Pelatih Simone Inzaghi mengungkapkan rasa kecewanya setelah pertandingan, menyatakan bahwa timnya tidak tampil seperti biasanya dan mengakui keunggulan PSG. Dia juga menyebut faktor kelelahan memengaruhi performa tim di partai puncak.

Baca juga :
Gagal ke Final UCL, Kompany: Kami Sudah Berjuang Habis-habisan

Musim ini, Inter juga gagal meraih trofi di ajang domestik lainnya. Nerazzurri tersingkir di semifinal Coppa Italia dan menjadi runner-up di Supercoppa Italiana setelah kalah dari AC Milan. Dengan demikian, Inter mengakhiri musim tanpa satu pun trofi, meskipun tampil di tiga final.

Kekalahan di final Liga Champions ini menjadi yang kedua bagi Inzaghi bersama Inter, setelah sebelumnya kalah tipis dari Manchester City pada 2023.

Baca juga :
5 Fakta Menarik Arsenal Usai Tembus Final Liga Champions

Meskipun demikian, Inter memiliki beberapa pencapaian positif musim ini. Lautaro Martínez menjadi top skor klub dengan 22 gol, dan tim menunjukkan semangat juang tinggi, terutama saat mengalahkan Barcelona di semifinal Liga Champions dengan agregat 7-6.

Sayangnya, pencapaian ini tidak cukup untuk menghapus rasa sakit akibat kegagalan meraih trofi. Musim ini akan dikenang sebagai musim penuh harapan yang berakhir dengan kekecewaan mendalam bagi Inter Milan dan para pendukungnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Inter Milan Final Liga Champions Puasa Gelar

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777