https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Hari Bidan Sedunia 5 Mei, Ini Sejarah hingga Tujuan Peringatannya

Agus Mughni | Senin, 05/05/2025 18:22 WIB



Setiap tanggal 5 Mei, dunia memperingati Hari Bidan Sedunia (International Day of the Midwife/IDM), momen penting untuk mengapresiasi kontribusi luar biasa para bidan dalam sistem kesehatan global, khususnya dalam layanan kesehatan seksual, reproduksi, ibu dan anak. Ilustrasi - Hari Bidan Sedunia 5 Mei, Ini Sejarah hingga Tujuan Peringatannya (Foto: Pexels/Kaboompics)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 5 Mei, dunia memperingati Hari Bidan Sedunia (International Day of the Midwife), momen penting untuk mengapresiasi kontribusi luar biasa para bidan dalam sistem kesehatan global, khususnya dalam layanan kesehatan seksual, reproduksi, ibu dan anak.

Mengutip berbagai sumber, Hari Bidan Sedunia pertama kali diresmikan pada tahun 1992 oleh International Confederation of Midwives (ICM), meskipun gagasannya telah dibahas sejak tahun 1987 dalam konferensi ICM di Belanda. Sejak itu, lebih dari 50 negara turut memperingatinya melalui kampanye kesehatan, seminar, pelatihan, hingga aksi publik yang menyoroti peran krusial bidan.

Mengapa 5 Mei dipilih sebagai Hari Bidan Sedunia? Tanggal 5 Mei dipilih untuk menyatukan suara global dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya profesi bidan.

Baca juga :
Apa Itu Hari Penolak Wajib Militer Sedunia? Ini Sejarahnya

Sejak penetapan resminya, Hari Bidan Sedunia menjadi momentum tahunan untuk mengkampanyekan pentingnya layanan kebidanan berkualitas. Kemudian, meningkatkan standar pendidikan dan pelatihan bidan. Lalu, mendorong pengakuan atas peran strategis bidan dalam pembangunan kesehatan masyarakat.

Tahun ini, tema Hari Bidan Sednia ialah "Midwives: Critical in Every Crisis", menyoroti peran sentral bidan di tengah krisis yang terus meningkat—mulai dari bencana alam, konflik bersenjata, hingga dampak perubahan iklim.

Baca juga :
Peringatan Hari Aspal Sedunia Setiap 15 Mei, Ini Sejarahnya

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bidan dapat menyediakan hingga 90% layanan kesehatan seksual, reproduksi, maternal, bayi baru lahir, dan remaja (SRMNAH)—bahkan dalam kondisi darurat sekalipun.

Di tengah dunia yang dilanda krisis bertubi-tubi, dari pandemi hingga bencana iklim, peran bidan menjadi semakin penting. Mereka tidak hanya membantu persalinan, tapi juga mampu memberikan perawatan antenatal dan postnatal yang aman, menyediakan layanan kontrasepsi dan aborsi yang komprehensif.

Baca juga :
15 Contoh Ucapan Hari Keluarga Internasional 2026 yang Penuh Makna

Kemudian, mendampingi penyintas kekerasan berbasis gender, mendukung pemberian ASI dan gizi anak, dan mengedukasi komunitas agar siap menghadapi keadaan darurat.

Di banyak wilayah, terutama di negara berkembang, bidan adalah tenaga kesehatan pertama sekaligus satu-satunya yang dapat diandalkan masyarakat. Mereka bukan hanya membantu kelahiran, tetapi juga menjadi pelindung kesehatan perempuan dan keluarga.

Peringatan ini juga menjadi cermin kualitas tenaga bidan di suatu negara. Di Indonesia, peran bidan tak hanya vital dalam layanan kehamilan dan persalinan, tapi juga dalam edukasi keluarga berencana, pencegahan kematian ibu dan bayi, hingga pelayanan kesehatan remaja.

Peran bidan sangat penting dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi (SDG 3: Kehidupan Sehat), meningkatkan kesetaraan gender (SDG 5), dan memberikan akses kesehatan universal dan inklusif (SDG 10).

Untuk itu, Hari Bidan Sedunia tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga panggilan untuk bertindak. Pemerintah, lembaga kesehatan, dan masyarakat sipil diajak untuk meningkatkan kualitas pendidikan kebidanan, menjamin perlindungan dan kesejahteraan bidan di lapangan, serta mendorong partisipasi aktif bidan dalam kebijakan publik dan krisis kemanusiaan. (*)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Hari Bidan Sedunia 5 Mei Peringatan hari bidan IDM 2025

Terkini | Sabtu, 08/08/2026 16:11 WIB

Olahraga

Usai Gagal Bajak Vinicius, Arsenal Targetkan Julian Alvarez

News

Kemnaker Transformasi Balai K3 Jadi Garda Pencegahan Kecelakaan Kerja

Olahraga

Napoli Jajaki Peluang Gaet Benoit Badiashile dari Chelsea

Olahraga

Liverpool Kesulitan Boyong Barcola, PSG Ogah Turun Harga

Olahraga

Rashford Disebut Punya Kans Raih Ballon d`Or, Syaratnya Begini

Olahraga

Fiorentina Resmi Datangkan Winger Muda Real Madrid Franco Mastantuono

News

Dirjenpas Ekspor, Produk Coco Sheet Lapas Purwokerto Tembus Pasar China

Gaya Hidup

Purnama Sturgeon 28 Agustus 2026 Bertepatan dengan Gerhana Bulan Sebagian

News

PMA No 16/2026 Terbit, Ini Struktur Baru Ditjen Pesantren dan Ditjen Pendis

News

Binus University Perluas Akses Pendidikan AI ke Sejumlah Kota

News

Kepala BGN Bakal Tutup Permanen SPPG Tanpa SLHS hingga 10 Agustus

News

Gerhana Matahari 12 Agustus Nampak Bergerak Mundur? Ini Penjelasan NASA

Gaya Hidup

Asal Usul dan Makna Dibalik Peringatan Hari Kebahagiaan Setiap 8 Agustus

Humanika

Mengapa Hari Persekutuan Internasional Diperingati Setiap 8 Agustus?

Gaya Hidup

Hari Kucing Sedunia Setiap 8 Agustus, Ini Sejarah dan Maknanya

Olahraga

Barcelona Tantang Real Madrid dalam Perburuan Rodri

Olahraga

Gagal Rekrut Vinicius Junior, Arsenal Sudah Siapkan Alternatif

Olahraga

Manchester United Bidik Bek Bologna, Harga Tembus Rp390 Miliar

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777