https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mengenal Makna dan Sejarah Penamaan Bulan Zulkaidah

Agus Mughni | Rabu, 30/04/2025 13:21 WIB



Dzulqa’dah atau dalam bahasa Indonesia disebut Zulkaidah merupakan bulan ke-11 dalam kalender Hijriyah, terletak di antara bulan Syawal dan Dzulhijjah. Bulan ini juga terletak antara dua hari raya umat Islam, Idulfitri dan Iduladha. Ilustrasi - Keutamaan Bulan Dzulqa`dah dan amalannya yang dianjurkan (Foto: Arina)

Jakarta, Jurnas.com - Bulan Dzulqa’dah atau dalam bahasa Indonesia disebut Zulkaidah merupakan bulan ke-11 dalam kalender Hijriyah, terletak di antara bulan Syawal dan Dzulhijjah. Bulan ini juga terletak antara dua hari raya umat Islam, Idulfitri dan Iduladha.

Tahun ini, berdasarkan kalender Hijriah yang dirilis Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Zulkaidah 1446 H jatuh pada Selasa 29 April 2025 dan berlangsung hingga 27 Mei 2025, dengan total 29 hari. Dalam tradisi masyarakat Jawa, bulan ini dikenal sebagai “bulan Apit” karena mengapit Idulfitri dan Iduladha.

Namun lebih dari sekadar penanda waktu, Zulkaidah adalah salah satu dari empat bulan suci (asyhurul hurum) yang dimuliakan dalam Islam. Tiga bulan lainnya adalah Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Kemuliaan ini ditegaskan langsung dalam Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 36:

Baca juga :
Zulhijah atau Dzulhijjah, Mana yang Benar? Ini Penjelasannya

“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, sebagaimana dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan yang diagungkan…” (QS. At-Taubah [9]: 36)

Mengutip laman UIN Sunan Gunung Djati Bandung secara etimologis, kata Zulkaidah berasal dari dua kata dalam bahasa Arab: “Dzu” yang berarti “pemilik” dan “Qa’dah” yang berarti “duduk” atau “tempat duduk” atau "tempat yang diduduki". Jika diterjemahkan langsung atau literal, maka maknanya adalah “pemilik duduk” atau lebih umum dikenal sebagai “bulan duduk-duduk”.

Baca juga :
Asal Usul dan Sejarah Penamaan Bulan Dzulhijjah

Sekilas terdengar aneh bagi telinga orang Indonesia, namun penamaan ini mengandung makna budaya yang dalam. Sejarawan Muslim terkemuka, al-Biruni, dalam karya monumentalnya “al-Atsar al-Baqiyah ‘anil Qurun al-Khaliyah”, menjelaskan bahwa pada bulan ini, masyarakat Arab pra-Islam memilih untuk berdiam diri, tidak bepergian, dan menghindari konflik. Bulan ini secara luas dianggap sebagai masa damai, di mana peperangan dihentikan dan suku-suku Arab berkomitmen untuk tidak menyerang satu sama lain.

Pakar linguistik klasik Ibnu Mandzur, melalui ensiklopedia bahasa Arab Lisanul Arab, menguatkan penjelasan ini. Ia menyebut bahwa Zulkaidah adalah masa di mana orang Arab lebih memilih untuk “duduk” di rumah dan menahan diri dari aktivitas yang berpotensi memicu konflik, termasuk perang.

Baca juga :
Menikah di Bulan Zulkaidah? Ini Pandangan Islam hingga Klarifikasi Mitosnya

Bulan Zulkaidah statusnya dianggap sebagai “bulan perdamaian” atau "bulan genjatan senjata". Sejak zaman jahiliyah, jauh sebelum Islam diturunkan, bangsa Arab sudah menganggap bulan ini sebagai waktu yang sakral, di mana peperangan dihentikan, perjalanan menjadi aman, dan konflik antar suku ditunda.

Keistimewaan Zulkaidah tak hanya terbatas pada sisi historis dan budaya. Dalam Islam, bulan ini termasuk asyhurul hurum, yaitu bulan-bulan yang secara syariat memiliki keistimewaan. Fakhruddin ar-Razy, dalam tafsir Mafatih al-Ghaib, menyebut bahwa di bulan-bulan haram, termasuk Zulkaidah di mana segala bentuk maksiat dilipatgandakan dosanya. Sebaliknya, amal baik akan mendapat pahala berlipat

Artinya, setiap tindakan—baik ataupun buruk—memiliki dampak spiritual yang lebih besar. Karenanya, umat Islam didorong untuk memperbanyak amal saleh dan menjauhi kemaksiatan selama bulan ini.

Zulkaidah juga menjadi bulan persiapan menuju Dzulhijjah, puncak pelaksanaan ibadah haji. Karena itulah, bulan ini ditandai dengan suasana tenang dan damai, baik dalam konteks sejarah Arab maupun ajaran Islam.

Pada zaman Nabi, bahkan jauh sebelum wahyu diturunkan, suku-suku Arab telah sepakat untuk menghormati bulan ini. Mereka memahami bahwa stabilitas dan keamanan selama Zulkaidah sangat penting untuk memfasilitasi perjalanan para jemaah haji menuju Makkah. Tradisi ini terus diwariskan dan dikuatkan dalam Islam. (*)

Wallohu`alam

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Bulan Zulkaidah Bulan Perdamian Bulan Apit Dzulqa`da Kalender Hijriah

Terkini | Sabtu, 08/08/2026 18:14 WIB

Olahraga

Agen Gabriel Jesus Bantah Negosiasi Transfer ke Napoli

Olahraga

Roma Tak Kunjung Datangkan Striker, Pelatih Ngambek dan Tolak Wawancara

News

AS Nyatakan Perang Besar Lawan Kartel, Ini Target Pertamanya

Olahraga

Anti Drama, Liverpool dan Barcelona Sepakati Peminjaman Ronald Araujo

Olahraga

Lukaku Kembali Ditawari ke Fenerbahce, Klub Saudi Ikut Mengintai

Olahraga

AC Milan Ajukan Tawaran untuk Mantan Gelandang AS Roma

Olahraga

Usai Gagal Bajak Vinicius, Arsenal Targetkan Julian Alvarez

News

Kemnaker Transformasi Balai K3 Jadi Garda Pencegahan Kecelakaan Kerja

Olahraga

Napoli Jajaki Peluang Gaet Benoit Badiashile dari Chelsea

Olahraga

Liverpool Kesulitan Boyong Barcola, PSG Ogah Turun Harga

Olahraga

Rashford Disebut Punya Kans Raih Ballon d`Or, Syaratnya Begini

Olahraga

Fiorentina Resmi Datangkan Winger Muda Real Madrid Franco Mastantuono

News

Dirjenpas Ekspor, Produk Coco Sheet Lapas Purwokerto Tembus Pasar China

Gaya Hidup

Purnama Sturgeon 28 Agustus 2026 Bertepatan dengan Gerhana Bulan Sebagian

News

PMA No 16/2026 Terbit, Ini Struktur Baru Ditjen Pesantren dan Ditjen Pendis

News

Binus University Perluas Akses Pendidikan AI ke Sejumlah Kota

News

Kepala BGN Bakal Tutup Permanen SPPG Tanpa SLHS hingga 10 Agustus

News

Gerhana Matahari 12 Agustus Nampak Bergerak Mundur? Ini Penjelasan NASA

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777