https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Gara-gara Tuntut Hak Asuh Tunggal, Elon Musk Kurangi Tunjangan Anak Ashley St. Clair

Syafira | Minggu, 23/03/2025 04:04 WIB



Gara-gara Tuntut Hak Asuh Tunggal, Elon Musk Kurangi Tunjangan Anak Ashley St. Clair Gara-gara Tuntut Hak Asuh Tunggal, Elon Musk Kurangi Tunjangan Anak Ashley St. Clair. (FOTO: X/GETTY IMAGE)

JAKARTA - Ashley St. Clair menuduh Elon Musk melakukan tindakan balasan terhadap dirinya dan putra mereka yang berusia 6 bulan setelah ia menggugatnya untuk hak asuh tunggal.

"Elon Musk telah melakukan pembalasan finansial terhadap anaknya sendiri dan mengurangi dukungan finansialnya secara substansial dan sepihak," kata tim hukum penulis kepada People pada hari Kamis (20/3/2025).

“Dia melakukan ini setelah Ashley St. Clair dipaksa untuk membawa masalah ini ke pengadilan, saat dia menolak menanggapi berbagai upaya pribadi Ashley untuk menyelesaikan masalah ini tanpa publisitas.”

Baca juga :
Sidang Sam Altman vs Elon Musk Berebut Kendali OpenAI dan ChatGPT

Pada bulan Februari, Ashley St. Clair menulis ke X untuk menuduh bahwa dia dan Elon Musk (53) dikaruniai seorang anak tahun lalu dan kemudian mengklaim bahwa Elon Musk adalah seorang ayah yang tidak hadir.

Pada saat itu, miliarder teknologi tersebut tetap bungkam dan diduga mengambil tindakan terhadap Ashley St. Clair dengan mengajukan perintah darurat untuk "mencegahnya mengomunikasikan tindakannya," klaim pengacaranya.

Baca juga :
Jadi Saksi Sidang Gugatan OpenAI, Elon Musk Beradu Klaim

“Hakim menolak permohonan tersebut karena sifatnya yang darurat, meskipun masih dalam proses,” lanjut pengacara tersebut.

"Ashley St. Clair dengan tegas menentang aplikasi ini untuk mempertahankan haknya untuk berbicara," mereka menambahkan.

Baca juga :
Harta Rp14.152 Triliun, Elon Musk Orang Terkaya di Dunia

"Sementara itu, Tn. Elon Musk menganggap dirinya sebagai pejuang amandemen pertama dan berkomunikasi secara bebas melalui platform media sosial miliknya.

“Mengingat bahwa Tn. Elon Musk berdedikasi pada transparansi dalam pemerintahan, akan sangat membantu jika ia menjalankan kehidupannya sendiri dengan prinsip yang sama.”

Dalam gugatan Ashley St. Clair, dia mengklaim bahwa dia dan CEO Tesla mulai berkencan pada Mei 2023 dan anak mereka dikandung pada Januari 2024.

Dia menduga pengusaha tersebut tidak pernah mengasuh anak mereka, dengan mengatakan, “Saya memberinya makan, memandikannya, dan memastikan semua kebutuhan fisik dan emosionalnya terpenuhi.”

“Saya satu-satunya orangtua yang membuat keputusan untuk RSC, saya menjadwalkan dan mengantarnya ke semua janji temu medisnya,” tambah Ashley St. Clair.

Saat itu, dia berpendapat Elon Musk hanya melihat anak mereka tiga kali dan kunjungan terakhirnya adalah pada November 2024.

Selain meminta hak asuh penuh, Ashley St. Clair meminta pengadilan agar CEO Space X menjalani tes DNA untuk membuktikan bahwa dialah ayahnya.

Ashley St. Clair juga memberikan serangkaian dugaan komunikasi pesan teks dengan Elon Musk untuk membuktikan hubungan mereka, termasuk teks panas yang berbunyi, "Aku ingin menghamilimu lagi."

Elon Musk, yang memiliki 13 anak lainnya, belum “mengakui secara terbuka” hubungannya sebagai ayah bayi tersebut. (*)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Elon Musk Ashley St. Clair hak asuh

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777