https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mengapa Buah Kurma Identik dengan Bulan Suci Ramadan? Simak Penjelasannya

Agus Mughni | Sabtu, 22/02/2025 14:51 WIB



Ramadan, bulan suci umat Islam, akan segera tiba pada 1 Maret tahun ini. Selama sebulan penuh, umat Muslim menjalani puasa dari fajar hingga terbenamnya matahari, menahan diri dari makan dan minum Ilustrasi - Buah kurma yang dihidangkan untuk berbuka puasa di bulan suci Ramadan (Foto: Pexels/Zak Chapman)

Jakarta, Jurnas.com - Ramadan, bulan suci umat Islam, akan segera tiba pada 1 Maret tahun ini. Selama sebulan penuh, umat Muslim menjalani puasa dari fajar hingga terbenamnya matahari, menahan diri dari makan dan minum.

Tradisi yang sudah ada sejak lama adalah menyantap kurma pertama kali saat berbuka puasa, yang dianggap membawa keberkahan. Lalu, mengapa kurma begitu identik dengan Ramadan? Simak penjelasannya.

Warisan Budaya dan Agama

Kurma bukan hanya sekedar makanan, melainkan bagian tak terpisahkan dari tradisi Ramadan. Dalam Hadis, Nabi Muhammad SAW dikenal menyantap tiga butir kurma dan meminum air sebagai pembuka puasa. Kebiasaan ini bukan hanya mencerminkan sunah, tetapi juga mengandung nilai spiritual yang mendalam. Konsumsi kurma saat berbuka puasa menggambarkan kesederhanaan dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan.

Baca juga :
Keutamaan Hari ke-29 Ramadan dan Doa yang Dianjurkan

Selain itu, kurma mudah ditemukan di wilayah Timur Tengah, di mana ia telah dibudidayakan selama lebih dari 8.000 tahun. Di Uni Emirat Arab, terdapat sekitar 160 varietas kurma yang tersebar, menjadikannya sebagai sumber daya alam yang melimpah dan penting dalam budaya setempat.

Keunggulan Nutrisi Kurma

Kurma bukan hanya simbol budaya, tetapi juga makanan yang kaya akan manfaat kesehatan. Kandungan kurma yang tinggi akan serat, vitamin, dan mineral menjadikannya pilihan tepat untuk berbuka puasa setelah seharian berpuasa. Menurut Dr. Nisar Ahmed Bathoolunnisa, manajer dietetika di Sheikh Shakhbout Medical City, kurma mengandung potasium, magnesium, besi, dan mangan, yang semuanya penting untuk mendukung fungsi tubuh yang optimal.

Baca juga :
Tips Menjaga Kebugaran Tubuh Saat Mudik di Bulan Puasa Jelang Idul Fitri

Selain itu, kurma kaya akan polifenol, senyawa antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari peradangan. Keberadaan antioksidan dalam kurma lebih banyak dibandingkan sebagian besar buah dan sayuran lainnya. Oleh karena itu, mengonsumsi kurma saat berbuka bukan hanya sebagai camilan manis, tetapi juga sebagai makanan bergizi yang mendukung kesehatan tubuh.

Kurma Sebagai Pengganti Gula

Bagi banyak orang, terutama yang sedang menjaga asupan gula, kurma adalah alternatif alami yang sangat baik. Dengan kandungan gula alami berupa fruktosa, kurma dapat mengatasi keinginan untuk makanan manis tanpa menambah kalori kosong seperti dalam permen atau kue. Kurma juga dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, dan merupakan pilihan tepat untuk para penderita diabetes, asalkan dikonsumsi dengan bijak.

Baca juga :
Jangan Sampai Sia-sia, Ini Perkara yang Membatalkan I`tikaf

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Nutrition Journal pada 2011, kurma memiliki indeks glikemik rendah, artinya tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang signifikan. Untuk penderita diabetes, mengonsumsi dua hingga tiga kurma dapat memberikan manfaat tanpa khawatir terjadi peningkatan gula darah yang drastis.

Variasi Kurma dan Cara Konsumsinya

Ada berbagai jenis kurma yang bisa ditemukan di pasaran, seperti Medjool dan Deglet Noor. Medjool memiliki tekstur yang lembap dan rasa manis yang kaya, sementara Deglet Noor lebih kering dan sering digunakan dalam makanan panggang. Kurma juga tersedia dalam bentuk mentah maupun kering. Meskipun ada banyak produk olahan kurma seperti kurma yang dibalut cokelat atau disertai isian kacang, disarankan untuk memilih kurma mentah atau kering agar mendapatkan manfaat nutrisinya secara maksimal.

Bermanfaat Bagi Semua Kalangan

Kurma bukan hanya untuk orang dewasa atau mereka yang berpuasa. Bahkan, bayi yang baru berusia tujuh hingga delapan bulan bisa mulai diberi kurma, yang dihaluskan terlebih dahulu. Kurma juga bermanfaat untuk wanita hamil, membantu mencegah anemia dan defisiensi mikronutrien, serta untuk lansia yang sering mengalami konstipasi.

Sumber: veritablevegetable.com,Gulf News,ssmc.ae

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Buah Kurma Bulan Suci Ramadan Puasa Ramadan Manfaat Makan Kurma

Terpopuler

Humanika

Minggu, 05/07/2026 23:59 WIB

Apakah Sholat Safar Harus di Masjid?

Minggu, 05/07/2026 23:30 WIB

Lima Doa Setelah Melaksanakan Sholat Safar

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777