https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Justin Baldoni Terpukul secara Finansial dan Emosional di Tengah Pertempuran Melawan Blake Lively

Syafira | Rabu, 05/02/2025 08:08 WIB



 
Justin Baldoni Terpukul secara Finansial dan Emosional di Tengah Pertempuran Melawan Blake Lively Justin Baldoni Terpukul secara Finansial dan Emosional di Tengah Pertempuran Melawan Blake Lively. (FOTO: GETTY IMAGE)

JAKARTA - Justin Baldoni "hancur" atas pertarungan hukumnya dengan lawan mainnya di It Ends With Us, Blake Lively, menurut pengacaranya.

Selama konferensi praperadilan pada hari Senin (3/2/2025) yang membahas permintaan Blake Lively untuk perintah bungkam di tengah tuntutan hukum dari kedua belah pihak, pengacara Justin Baldoni, Bryan Freedman memberikan wawasan tentang keadaan terkini Justin Baldoni dan rekan-rekannya.

Bryan Freedman mengatakan "klien-kliennya sangat terpukul secara finansial dan emosional." Selain Justin Baldoni, klien-klien Bryan Freedman termasuk produser It Ends With Us Jamey Heath dan Steve Sarowitz, perusahaan produksi mereka Wayfarer Studios, dan humas Melissa Nathan dan Jennifer Abel.

Baca juga :
Dikta Buka Babak Baru Karier Musik Bertajuk Unapologetic

Selain itu, Bryan Freedman pernah berkata, "Bukan bermaksud terdengar seperti anak berusia 4 tahun yang melawan anak berusia 4 tahun dengan mengatakan `mereka yang memulainya,` tetapi dalam kasus seperti ini, begitu seseorang mengatakan sesuatu, maka itu menjadi kenyataan: Tidak ada cara untuk melawannya."

Pada tanggal 16 Januari 2025, Justin Baldoni mengajukan gugatan balik terhadap Blake Lively (37) suaminya Ryan Reynolds, dan humas mereka.

Baca juga :
Sampul Album Man`s Best Friend Terkait dengan Masa Lalu Sabrina Carpenter

Gugatan senilai $400 juta itu, yang menuduh pihak Blake Lively melakukan pemerasan perdata, pencemaran nama baik, dan lainnya, menyusul pengaduan mengejutkan Blake Lively terhadap Justin Baldoni, yang menuduhnya melakukan pelecehan seksual dan kampanye fitnah sebagai balasan terhadapnya.

Tim Justin Baldoni juga menggugat The New York Times atas sebuah artikel yang melaporkan pengaduan Blake Lively.

Baca juga :
Katy Perry Ingin Liburan Natal Bersama Eks PM Kanada Justin Trudeau

Dalam pengaduannya, Blake Lively mengatakan bahwa dugaan perilaku Justin Baldoni baik saat pembuatan film maupun selama promosinya menyebabkan
"kesedihan, ketakutan, trauma, dan kecemasan ekstrem" baginya.

Dia menuntut ganti rugi yang tidak ditentukan jumlahnya atas "penimbulan tekanan emosional yang disengaja" dan "gangguan" dalam bisnisnya, termasuk perusahaan perawatan rambut Blake Brown, sesuai dengan pengajuan tersebut.

Dalam pernyataan kepada Times pada tanggal 20 Desember, alumni Gossip Girl tersebut mengatakan, "Saya berharap tindakan hukum saya membantu mengungkap taktik pembalasan yang jahat ini untuk menyakiti orang-orang yang menyuarakan pelanggaran dan membantu melindungi orang lain yang mungkin menjadi sasaran."

Dalam upayanya untuk menolak perintah pembungkaman, pengacara Justin Baldoni sebelumnya mengatakan dalam surat kepada hakim bahwa ia dan rekan-rekannya di Wayfarer Studios telah "diasingkan dari masyarakat yang beradab dan menderita kerugian yang jumlahnya mencapai ratusan juta dolar" setelah pengaduannya dirilis.

Justin Baldoni menghadapi dampak yang "sangat buruk", lanjutnya, dan para rekan "langsung menjadi sasaran cemoohan dan penghinaan publik."

Dalam sebuah artikel yang melaporkan Pac-Man, salah satu proyek mendatang Justin Baldoni dengan Wayfarer Studios, sumber yang dekat dengan pembuat film tersebut mengatakan kepada The Hollywood Reporter bahwa ia telah "kehilangan tiga pekerjaan dan ratusan juta dolar."

Kasus Blake Lively vs Wayfarer Studios et al. kini dijadwalkan untuk disidangkan pada Maret 2026. Pada sidang praperadilan, Hakim New York Lewis Liman memperingatkan kedua tim hukum agar tidak membuat pernyataan kepada pers yang dapat memengaruhi juri.

"Kami senang dengan hasil sidang hari ini dan bersemangat untuk segera melanjutkan penyelidikan dalam kasus ini," kata pengacara Blake Lively, Michael Gottlieb dan Esra Hudson, dalam sebuah pernyataan.

"Pengadilan mengabulkan permintaan kami agar semua pengacara dalam kasus ini benar-benar mematuhi aturan hukum dan tidak membuat pernyataan apa pun yang dapat merugikan juri."

Pengacara Justin Baldoni telah membocorkan rekaman video dari lokasi syuting It Ends With Us kepada pers dan meluncurkan situs web, thelawsuitinfo.com, yang menautkan ke dokumen hukumnya. (*)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Seputar Film Kabar Artis Blake Lively Justin Baldoni Ryan Reynolds

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777