Gedung Bank Mandiri (Foto: Bank Mandiri)
Jakarta, Jurnas.com - Sepanjang tahun 2026, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah alokasikan dividen untuk para pemegang saham sekitar Rp50,63 triliun.
Jumlah tersebut mencakup dividen tahun buku 2025 senilai Rp44,47 triliun serta dividen interim tahun buku 2026 yang dikucurkan sebesar Rp6,16 triliun.
Selain dividen, perseroan telah merampungkan pembelian kembali alias buyback sebanyak 91,75 juta saham.
Saham hasil buyback tersebut kemudian dialihkan melalui Program Kepemilikan Saham bagi Karyawan pada 24–29 Juni 2026 sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna meningkatkan produktivitas serta rasa memiliki pegawai.
Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini menjelaskan bahwa eksekusi dividen interim menjadi wujud apresiasi atas kepercayaan investor sekaligus bukti kuatnya kemampuan pencetakan laba perseroan.
“Kami ingin pemegang saham dapat menikmati hasil kinerja Bank Mandiri lebih awal melalui dividen interim. Besarannya tetap memperhatikan kebutuhan modal untuk ekspansi dan mengantisipasi risiko, sehingga Bank Mandiri dapat terus mengembangkan bisnis dan menghasilkan laba yang mendukung imbal hasil berkelanjutan bagi pemegang saham,” ujar Novita.
Realisasi dividen dan buyback ini berjalan selaras dengan pertumbuhan kinerja operasional perseroan.
Jum'at, 23/10/2026 12:44 WIB
Jum'at, 23/10/2026 12:39 WIB
Selasa, 20/10/2026 08:35 WIB
Sabtu, 17/10/2026 08:35 WIB
Jum'at, 16/10/2026 20:42 WIB