https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Zulhas Yakin Produktifitas Beras Naik Tahun 2025

Untung Subagja | Kamis, 26/12/2024 22:35 WIB



Menko Zulhas pun meminta agar Pemerintah Daerah bersama Perum Bulog harus bahu-membahu melakukan penyerapan di waktu yang tepat Menko Pangan Zulkifli Hasan. (Foto: Biro Humas Kemendag)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) yakin jika tahun 2025 mendatang produktivitas beras pada panen raya bakal naik.

Hal ini memmbuat Zulhas optimistis Indonesia dapat mengejar target swasembada pangan dalam waktu dekat.

Menko Zulhas menyebut, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), proyeksi produksi beras di Januari-Februari 2025 telah mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Tak tanggung-tanggung, peningkatannya mencapai hampir 1 juta ton.

Baca juga :
Fans Arsenal dan Inter di CFD Viral, Sama-sama Sambut Status Tim Juara

"Dari BPS, Januari Februari (produksi beras) naik. Semua naik. Naiknya hampir 1 juta ton. Doakan ya. Itulah kalau kita berani. Presiden kita semangatnya luar biasa. Sekira Allah meridhoi tahun depan, kita mudah-mudahan seterusnya banyak beras juga jagung ya," kata Menko Zulhas, di Jakarta, Kamis (26/12/2024).

Untuk diketahui, menurut data BPS estimasi produksi beras di Januari 2025 bisa mencapai 1,2 juta ton dan Februari 2025 bisa 2,08 juta ton. Sementara pada Januari dan Februari tahun 2024 ini masing-masing ada di angka 0,87 juta ton dan 1,39 juta ton.

Baca juga :
Tyrell Malacia Resmi Tinggalkan Manchester United Musim Ini

Selain mengalami kenaikan, masa panen raya tahun 2025 juga maju dibandingkan tahun lalu. Menko Zulhas pun meminta agar Pemerintah Daerah bersama Perum Bulog harus bahu-membahu melakukan penyerapan di waktu yang tepat.

Panen (beras) nanti akan maju, biasanya panen raya itu Maret April, ini panen raya akan bergeser. Nanti panen raya Februari Maret. Oleh karena itu harus bisa diserap Bulog. (Tolong) di monitor betul oleh Kepala Daerah," terang Menko Zulhas.

Baca juga :
KemenHAM Perluas Perlindungan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM

"Jangan sampai nanti (panen raya) Februari dan Maret, petani gabahnya tidak terserap. (Terkait) harga kami sudah runding antara Rp 6.500 apa 7.000 (per kilogram). Nanti akan kami laporkan kepada Bapak Presiden untuk kita putuskan harga gabah," pungkasnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Zulkifli Hasan Beras

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777