https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

MPR Bukan Sekadar Parlemen, Tapi Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Samrut Lellolsima | Senin, 28/09/2026 01:35 WIB



Pemberitaan mengenai MPR tidak hanya menyampaikan kegiatan, tetapi juga harus membantu masyarakat memahami peran kelembagaan MPR. Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) Ariawan. (Foto: Ist)

Bandung, Jurnas.com - Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) Ariawan menilai Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI memiliki peran strategis dalam menjaga konstitusi dan nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika kehidupan bernegara.

Menurut dia, peran MPR tidak semata berkaitan dengan aktivitas politik di parlemen. Lebih dari itu, MPR memiliki dimensi kebangsaan yang perlu terus dipahami dan disampaikan kepada masyarakat.

Baca juga :
Muzani Resmikan Mess MPR Bandung, Bangunan Cagar Budaya Dipugar

“MPR RI memiliki tugas penting sebagai penjaga konstitusi dan kebangsaan,” kata Ariawan dalam sambutannya pada Media Gathering MPR RI di Bandung, Minggu (27/9).

Ia mengatakan, pemahaman mengenai posisi dan peran MPR penting diperkuat melalui pemberitaan yang informatif dan mudah dipahami masyarakat.

Baca juga :
KWP Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 ABK yang Hilang di Krakatau

Sebab, kata Ariawan, pemberitaan mengenai MPR seharusnya tidak hanya sebatas menyampaikan agenda dan kegiatan kelembagaan. Media juga memiliki peran untuk menjelaskan kerja dan fungsi MPR secara lebih utuh kepada publik.

“Pemberitaan mengenai MPR tidak hanya menyampaikan kegiatan, tetapi juga harus membantu masyarakat memahami peran kelembagaan MPR,” ujarnya.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Pendidikan Nonformal Bukan Jalur Pendidikan Kelas Dua

Karena itu, Ariawan menilai wartawan parlemen memiliki posisi penting dalam menghadirkan informasi yang dapat menjadi sarana edukasi publik mengenai konstitusi dan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“KWP dapat ikut menyampaikan informasi mengenai tugas MPR kepada masyarakat melalui pemberitaan yang profesional,” katanya.

Ariawan menambahkan, sinergi antara KWP dan MPR RI perlu terus dibangun. Namun, sinergi tersebut tetap harus berjalan dengan menjunjung tinggi prinsip dan kaidah jurnalistik.

“Sinergitas KWP dan MPR dalam pemberitaan harus terus dibangun dengan tetap berpegang pada kaidah jurnalistik,” tegasnya.

Menurut dia, masyarakat membutuhkan informasi yang utuh mengenai kerja MPR, termasuk bagaimana lembaga tersebut menjalankan perannya dalam menjaga konstitusi dan nilai-nilai kebangsaan.

“Masyarakat perlu mendapatkan informasi yang utuh mengenai apa yang dikerjakan MPR dan bagaimana perannya dalam menjaga konstitusi dan kebangsaan,” ucap Ariawan.

Ia berharap, Media Gathering MPR RI tidak hanya memperkuat hubungan antara wartawan parlemen dan lembaga MPR, tetapi juga menjadi ruang komunikasi untuk memperluas pemahaman publik mengenai institusi kebangsaan.

“Dengan komunikasi yang baik, pemberitaan tentang MPR dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat,” pungkasnya.

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Ketua KWP Ariawan MPR media gathering penjaga konstitusi kebangsaan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777