https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Tiga Petugas Pertanian Ditembak KKB Papua, DPR Desak Negara Lindungi Warga

Samrut Lellolsima | Jum'at, 11/09/2026 16:36 WIB



Jangan berhenti pada siapa yang menarik pelatuk. Ungkap siapa yang merencanakan, memasok senjata, dan memberikan dukungan terhadap aksi kekerasan ini.


Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta. (Foto: Dok. Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang ditembak saat menjalankan tugas di Distrik Muliama, Papua Pegunungan.

Sukamta menegaskan, negara harus hadir memberikan perlindungan terhadap masyarakat sipil, khususnya mereka yang bertugas memberikan pelayanan dan pembangunan di Papua.

Baca juga :
Legislator PAN Soroti Minimnya Bantuan Relawan di Kabupaten Banjar

“Mereka sedang menjalankan tugas melayani masyarakat. Negara wajib melindungi setiap warga negara, terlebih mereka yang bertugas menghadirkan pembangunan dan ketahanan pangan di Papua,” kata Sukamta dalam keterangannya, Jumat (11/9).

Politikus PKS itu meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut. Menurutnya, penyelidikan tidak boleh hanya berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi juga harus mengungkap jaringan dan pihak yang berada di balik aksi penembakan.

Baca juga :
Legislator PDIP Minta Perlindungan Pekerja Media Diperkuat

“Jangan berhenti pada siapa yang menarik pelatuk. Ungkap siapa yang merencanakan, memasok senjata, dan memberikan dukungan terhadap aksi kekerasan ini,” tegasnya.

Sukamta menilai meningkatnya serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap masyarakat sipil harus menjadi perhatian serius pemerintah. Ia menilai, warga sipil yang semakin sering menjadi sasaran menunjukkan adanya upaya menggunakan teror dan rasa takut untuk mempertahankan pengaruh kelompok bersenjata.

Baca juga :
Sahroni Minta Polisi Tetapkan Abah Setu Tersangka Usai Hina Nabi Muhammad

“Ketika masyarakat sipil semakin sering dijadikan sasaran, ini menunjukkan bahwa teror dan rasa takut menjadi salah satu cara yang digunakan KKB untuk menunjukkan eksistensinya. Negara tidak boleh membiarkan strategi teror seperti ini berhasil,” ujarnya.

Karena itu, Sukamta mendorong pemerintah memperkuat deteksi dini, kemampuan intelijen, serta pengamanan wilayah untuk mencegah jatuhnya korban sipil.

Perlindungan, kata dia, perlu diberikan secara khusus kepada masyarakat yang bekerja di sektor pelayanan publik, seperti pertanian, pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur.

“Semakin banyak sasaran sipil, semakin kuat pula kebutuhan untuk meningkatkan deteksi dini dan perlindungan masyarakat. Jangan menunggu korban berikutnya baru bertindak,” katanya.

Anggota DPR RI asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu juga mendorong pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat memperkuat kerja sama dalam meningkatkan keamanan sekaligus kesejahteraan masyarakat Papua.

Menurutnya, pembangunan dan pelayanan publik harus tetap berjalan. Namun, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama.

“Negara harus hadir, melindungi warga sipil, dan memastikan Papua tidak menjadi ruang bagi teror dan ketakutan,” pungkas Sukamta.

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Komisi I Sukamta PKS KKB Papua penembakan warga petugas pertanian

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777