https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Iran Klaim Hantam 2 Pangkalan Udara AS di Yordania dengan Rudal Balistik

Agus Mughni | Senin, 31/08/2026 09:57 WIB



IRGC menyebut serangan tersebut sebagai aksi balasan atas serangan militer AS terhadap Pulau Larak, Iran, sehari sebelumnya Penampakan rudal Iran (Foto: Reuters)

Jakarta, Jurnas.com - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah melancarkan serangan rudal balistik terhadap dua pangkalan udara Amerika Serikat di Yordania, Senin pagi.

IRGC menyebut serangan tersebut sebagai aksi balasan atas serangan militer AS terhadap Pulau Larak, Iran, sehari sebelumnya.

Pasukan Dirgantara IRGC mengatakan operasi dilakukan menggunakan kombinasi rudal dan drone dengan sasaran Pangkalan Udara King Hussein dan Pangkalan Udara Azraq di Yordania.

Baca juga :
IRGC: Serangan AS di Pulau Larak Tewaskan Sejumlah Orang, Iran Siap Balas

Menurut IRGC, serangan menghantam sejumlah fasilitas teknis dan pemeliharaan serta area tempat pesawat tempur ditempatkan. IRGC mengklaim serangan tersebut menyebabkan “kerusakan berat”.

IRGC juga memperingatkan bahwa serangan lanjutan terhadap Iran akan dibalas dengan tindakan yang lebih kuat.

Baca juga :
Venezuela Sebut Kesepakatan Minyak dengan AS Berlaku Selama 25 Tahun

Sebelumnya pada Minggu (30/8), pasukan AS dilaporkan menyerang dua peluncur Iran di Pulau Larak. Seorang pejabat AS mengatakan kepada Axios bahwa serangan tersebut menjadi serangan pertama AS terhadap wilayah Iran sejak akhir Juli.

Sistem yang menjadi sasaran disebut sedang dipersiapkan untuk meluncurkan roket yang membawa ranjau laut ke Selat Hormuz.

Baca juga :
Qalibaf Bantah Klaim AS soal Ekonomi Iran, Singgung Biaya Perang Rp2.000 T

IRGC sebelumnya menyatakan serangan AS di Pulau Larak menewaskan dan melukai sejumlah personel serta warga sipil Iran. Garda Revolusi kemudian berjanji memberikan respons terhadap serangan tersebut.

Media Iran, Tasnim, melaporkan informasi awal menunjukkan serangan terhadap Larak dilakukan menggunakan drone.

Saling serang antara Iran dan AS terjadi ketika hubungan kedua negara kembali berada dalam ketegangan tinggi.

Konflik dimulai dengan serangkaian serangan terhadap Iran pada akhir Februari. Iran kemudian merespons dengan serangan terhadap Israel serta posisi dan aset militer AS di sejumlah wilayah di kawasan.

Iran dan AS sempat mencapai sebuah kerangka kesepakatan pada Juni melalui mediasi Pakistan dan Qatar. Namun, perbedaan terkait navigasi di Selat Hormuz kembali memicu ketegangan.

Pada Juli, AS melancarkan kampanye pengeboman selama dua pekan dan kembali memberlakukan blokade laut setelah perbedaan tersebut tidak terselesaikan. (*)

Sumber: Anadolu

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Korps Garda Revolusi Islam Iran Amerika Serikat Pulau Larak AS Iran Yordania

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777