Komedian China, Guo Degang (Foto: Straits Times)
Beijing, Jurnas.com - Pelawak senior China, Guo Degang, berada dalam pemeriksaan otoritas lokal menyusul aksinya yang diduga mempelesetkan lagu nasional dalam sebuah pertunjukan komedi.
Pemerintah China melalui Partai Komunis menerapkan pengawasan ketat terhadap dunia seni dan pertunjukan.
Dalam beberapa tahun terakhir, undang-undang perlindungan pahlawan serta simbol nasional diterbitkan untuk mencegah tindakan yang dianggap sebagai penistaan atau pencemaran nama baik.
Guo Degang, pelawak berusia 53 tahun asal Tianjin, diduga melakukan improvisasi pada sebagian lirik lagu bernuansa patriotik tahun 1956 yang mengisahkan perjuangan tentara China melawan pasukan Jepang pada Perang Dunia II. Aksi improvisasi tersebut dibawakan saat ia tampil di kota Wuhan pada Juli lalu.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Wuhan mengonfirmasi pada Minggu (23/8/2026) bahwa proses investigasi terhadap Guo masih terus berjalan, meski pihak otoritas belum merinci sejauh mana tahapan pemeriksaan tersebut.
Guo dikenal luas sebagai sosok yang mempopulerkan kembali seni komedi dialog cepat khas China pada era 2000-an. Dia juga pernah tampil di acara tahunan Spring Festival Gala milik stasiun TV pemerintah CCTV serta di Great Hall of the People Beijing.
Lagu yang dipelesetkan, Playing My Beloved Pipa, ditetapkan pada 2019 sebagai salah satu karya musik unggulan untuk memperingati pendirian Republik Rakyat China.
Dalam pertunjukannya, Guo diduga mengubah baris lirik "hening di Danau Weishan" menjadi "hening di Kota Terlarang" serta menyanyikannya dengan nada komikal. Dinas Kebudayaan Wuhan menyatakan bahwa variasi lirik tersebut tidak mengantongi izin resmi sebelum pertunjukan digelar.
Otoritas setempat kini menyelidiki Guo atas dugaan pelanggaran peraturan yang mengatur penyelenggaraan pertunjukan komersial, sebagaimana dikutip dari AFP.
Dampak dari proses hukum ini mulai memengaruhi jadwal panggung sang komedian. Sejumlah pengelola tempat pertunjukan di beberapa kota di China telah menunda jadwal acara yang melibatkan Guo sepanjang Agustus, dan menawarkan pengembalian uang tiket kepada penonton. Selain itu, akun media sosial Weibo milik Guo dilaporkan tidak aktif sejak 9 Agustus.
Pengawasan terhadap materi pertunjukan seni di China kian diperketat di bawah pemerintahan Presiden Xi Jinping. Pada 2023, sebuah grup komedi dijatuhi denda bernilai jutaan dolar serta pembekuan izin tampil tanpa batas waktu, setelah salah satu anggotanya membawakan lelucon yang mengutip slogan militer China.
Minggu, 23/08/2026 22:11 WIB
Minggu, 23/08/2026 21:57 WIB
Rabu, 19/08/2026 21:36 WIB