https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Niat Cari Suaka, Ratusan Orang Malah Tewas dan Hilang di Laut

Muhammad Habib Saifullah | Rabu, 22/07/2026 11:01 WIB



UNHCR menyebutkan bahwa hampir 150 orang tewas atau hilang di lepas pantai Mauritania setelah berupaya mencapai Eropa lewat jalur laut. Ilsutrasi - Hampir 150 orang tewas atau hilang di lepas pantai Mauritania setelah berupaya mencapai Eropa lewat jalur laut (Foto: Live Science)

Jakarta, Jurnas.com - Badan Pengungsi PBB (UNHCR) pada Selasa (21/7) mengungkapkan hampir 150 orang tewas atau hilang di lepas pantai Mauritania setelah berupaya mencapai Eropa lewat jalur laut.

"UNHCR, Badan Pengungsi PBB, merasa sangat sedih dan prihatin atas laporan 144 orang tewas atau hilang akibat insiden maritim tragis di lepas pantai Mauritania pekan lalu," menurut pernyataan.

Disebutkan bahwa selama 14-18 Juli telah dilakukan tiga operasi penyelamatan dan pendaratan di Nouadhibou, Mauritania dan 387 orang berhasil dibawa ke daratan.

Baca juga :
PBB: 2025 Tahun Paling Mematikan bagi Pengungsi Rohingya di Laut

"Para pengungsi dan migran dilaporkan tewas atau hilang setelah mencoba perjalanan laut yang berbahaya dari Afrika Barat menuju Eropa, menyoroti banyaknya korban jiwa yang terus berjatuhan akibat rute-rute berbahaya ini," tulis pernyataan tersebut.

Salah satu kapal yang diselamatkan pada 18 Juli mengalami perjalanan yang mengerikan, katanya.

Setelah hampir 25 hari terdampar di Atlantik selagi berupaya tiba di Spanyol dari Gambia, sebanyak 143 orang dilaporkan tewas atau hilang. Hanya 38 orang yang selamat, katanya.

"Meski jumlah kedatangan ke kepulauan Spanyol tahun ini turun – 61 persen dari 2025, dengan 4.400 kedatangan hingga 15 Juli – insiden tersebut menyoroti risiko yang terus-menerus dihadapi oleh pengungsi dan migran yang mencoba mencapai Eropa, banyak di antaranya memulai perjalanan lebih dari 2.000 km dari tujuan mereka," tulis pernyataan tersebut.

Secara keseluruhan, lebih dari 40.000 orang tiba di Eropa lewat jalur laut utama pada 2026, dibandingkan 65.407 orang pada paruh pertama 2025, katanya.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

UNHCR PBB Pantai Mauritania Suaka Eropa

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777