https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mentrans: Komoditas Unggulan Daerah Perkuat Swasembada Pangan Nasional

Agus Mughni | Selasa, 14/07/2026 15:14 WIB



Menurut Mentrans, arahan Presiden untuk mewujudkan swasembada pangan harus diwujudkan dengan mengoptimalkan seluruh potensi pangan yang dimiliki Indonesi Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara saat meninjau demplot pisang Edo Farm di Sentul, Jawa Barat, Senin (13/7) (Foto: Kementrans)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Transmigrasi (mentrans)  M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menyampaikan bahwam asa depan swasembada pangan Indonesia tidak hanya ditentukan peningkatan produksi, tetapi juga kemampuan mengembangkan komoditas unggulan yang memberikan nilai tambah bagi petani.

Karena itu, penguatan berbagai komoditas sesuai potensi setiap daerah dinilai menjadi bagian penting untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Mentrans Iftitah saat meninjau demplot pisang Edo Farm di Sentul, Jawa Barat, Senin (13/7). Demplot tersebut dikelola oleh Rusli dan menjadi salah satu contoh pengembangan komoditas pisang bernilai ekonomi tinggi.

Baca juga :
Mentrans Dorong Mangga Jatim Tembus Jepang, Bidik Pasar Premium Dunia

Menurut Mentrans, arahan Presiden untuk mewujudkan swasembada pangan harus diwujudkan dengan mengoptimalkan seluruh potensi pangan yang dimiliki Indonesia.

“Arahan Presiden sangat jelas, yaitu mewujudkan swasembada pangan. Beras tentu tetap menjadi komoditas utama, tetapi Indonesia juga memiliki banyak komoditas pangan lain yang potensinya sangat besar untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Menteri Iftitah.

Baca juga :
Mentrans : Investor Global Mulai Lirik Kawasan Transmigrasi

Ia menilai paradigma pembangunan pertanian perlu terus diarahkan pada penciptaan nilai tambah, sehingga keberhasilan suatu komoditas tidak hanya diukur dari besarnya produksi, tetapi juga dari manfaat ekonomi yang dirasakan petani dan masyarakat.

“Ketahanan pangan harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan petani. Kalau petaninya tidak sejahtera, ketahanan pangan tidak akan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca juga :
Mentrans: Kawasan Transmigrasi Harus Jadi Pusat Pertumbuhan Eknomi Baru RI

Salah satu komoditas yang dinilai memiliki prospek besar adalah pisang. Permintaan pasar domestik maupun internasional terus meningkat, sementara potensi pengembangannya tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kawasan transmigrasi. Dengan potensi tersebut, pisang dinilai layak menjadi salah satu komoditas strategis untuk memperkuat diversifikasi pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

Namun demikian, Menteri Iftitah menegaskan bahwa membangun komoditas unggulan tidak cukup hanya dengan meningkatkan produksi. Yang lebih penting adalah membangun ekosistem usaha yang utuh, mulai dari penguatan kelembagaan petani melalui koperasi, pengolahan hasil, penyimpanan, logistik, hingga kepastian pasar melalui kemitraan dengan off-taker.

“Kita ingin petani tidak hanya mampu menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga memiliki kepastian pasar. Ketika pasar terbuka, harga menjadi lebih baik, investasi ikut bergerak, pendapatan petani meningkat, dan kesejahteraan masyarakat ikut terangkat,” katanya.

Sebagai langkah awal, Kementerian Transmigrasi tengah menjajaki pengembangan sentra pisang di Lampung. Model tersebut diharapkan menjadi percontohan pengembangan komoditas berbasis potensi daerah yang mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus melahirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan transmigrasi.

Selain itu, Kementerian Transmigrasi juga memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi, dunia usaha, dan pemerintah daerah untuk memperkuat riset, inovasi, transfer teknologi, serta pengembangan komoditas unggulan berbasis potensi lokal. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan model pertanian modern yang produktif, berdaya saing, berkelanjutan, dan membuka lebih banyak lapangan kerja di kawasan transmigrasi.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanegara Komoditas Unggulan Swasembada Pangan

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777